Kakorlantas Ungkap Kalimantan Lebih Baik dari Wilayah Lain di Indonesia Soal Korban Kecelakaan Fatal

kegiatan kampanye ini tidak hanya dilakukan di kota Pontianak saja, melainkan juga kota-kota lain yang ada di seluruh Indonesia

Kakorlantas Ungkap Kalimantan Lebih Baik dari Wilayah Lain di Indonesia Soal Korban Kecelakaan Fatal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUZAMMILUL ABRORI
Saat Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Irjen Pol Drs Refdi Andri meresmikan Kampus Pelopor Keselematan Berlalu Lintas di Auditorium Universitas Tanjungpura, pada Kamis (19/9) pagi 

Kakorlantas RI Ungkap Kalimantan Lebih Baik dari Wilayah Lain di Indonesia Soal Angka Korban Kecelakaan Fatal

PONTIANAK - Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Irjen Pol Drs Refdi Andri yang turut hadir, serta sekaligus yang meresmikan acara peluncuran (launching) Kampus Pelopor Keselematan Berlalu Lintas, satu diantara agenda dari Festival Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL) di Auditorium Universitas Tanjungpura, pada Kamis (19/9/2019) pagi.

Menurut Irjen Pol Drs Refdi Andri bahwa, apa yang sudah dilakukan Kalbar saat ini sudah lebih baik. Dari sisi angka korban fatal, Kalimantan lebih baik dari pulau-pulau lainnya.

"Dari sisi angka korban fatal, ranking-ranking satu dan dua itu ada di pulau Jawa, kemudian sebagian lagi dipulau Sumatera. Kalimantan ini pada umumnya sudah sangat aman, tertib dan bahkan pelanggaran pun sudah sangat minim. Artinya masyarakat kita semakin hari, sudah semakin sadar akan arti keselamatan itu," jelas Irjen Pol Drs. Refdi Andri. 

Baca: Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Refdi Andri Sebut Smart SIM Mudahkan Generasi Millenial

Baca: GPS Dilarang, Ini Penjelasan Kakorlantas Soal Penggunaan yang Diizinkan

Kemudian ia juga mengatakan, kegiatan kampanye ini tidak hanya dilakukan di kota Pontianak saja, melainkan juga kota-kota lain yang ada di seluruh Indonesia.

Dikatakannya bahwa, alasan terselenggaranya acara ini karena melihat tingginya angka Lakalantas untuk seluruh Indonesia.

"Bahkan kalau kita lihat dari resiko kematian lakalantas dengan akibat korban meninggal dunia, adalah lima yang terbesar. Yang pertama adalah jantung, kemudian struk, paru, dan infeksi saluran pernafasan," tambahnya. 

Baca: BREAKING NEWS - Mobil Dinas Pemkot Singkawang Kecelakaan di Mempawah

Baca: Ibu 4 Anak di Pontianak Tewas Kecelakaan, Rencana Hadiri Wisuda hingga Maut Usai Antar Si Bungsu

Dalam kesempatan tersebut pula, Kapolda Kalbar Irjen Pol H Didi Haryono mengungkapkan harapannya kepada seluruh mahasiswa ataupun millenial yang ada dikota Pontianakx agar bisa menjadi pelopor atas keselematan berlalu lintas.

"Karena kita lihat, sekarang ini sudah sangat bagus. Mahasiswa-mahasiswa di kalimantan barat sudah sangat peduli atas keselematannya. Tadi juga sudah disampaikan bahwa 1,35 juta setiap tahun, terakhir tahun 2018 kemaren korban kecelakaan lalu lintas di dunia," terangnya.

Dikatakannya bahwa, bila diperkecil perhitungan tersebut, maka dalam setiap 24 detik itu, terdapat satu korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di dunia. (Muzammilul Abrori)

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved