Junaidi, SP Resmi Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Wakil Bupati Ke PDIP

Hingga hari ini, Selasa (17/09/2019) sudah ada enam nama yang mengembalikan formulir ke PDIP diantaranya Junaidi, SP, Haidar Mubarak, Yudo Sudarto.

Junaidi, SP Resmi Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Wakil Bupati Ke PDIP
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Junaidi, SP saat mengembalikan formulir pendaftaran Balon Wakil Bupati dari PDIP dan diterima langsung oleh Ketua DPC PDIP Ketapang, Kasdi. Selasa (17/09). 

Junaidi, SP Resmi Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Wakil Bupati Ke PDIP

KETAPANG - DPC PDIP Kabupaten Ketapang terus menerima pengembalian formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati yang dibuka oleh PDIP sejak beberapa waktu lalu.

Hingga hari ini, Selasa (17/09/2019) sudah ada enam nama yang mengembalikan formulir ke PDIP diantaranya Junaidi, SP, Haidar Mubarak, Yudo Sudarto dan Suprapto.

Saat dikonfirmasi, Junaidi, SP yang merupakan anggota DPRD partai Golkar yang berhasil meraih suara terbanyak usai mengembalikan formulir pendafataran sebagai Bakal Calon Wakil Bupati dari partai PDIP, mengaku siap mengikuti mekanisme perekrutan yang dilakukan partai PDIP.

Baca: Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PDIP, Yudo Siap Ikuti Mekanisme Partai

Baca: Penjaringan Bakal Cakada PDIP Sintang Ditutup, Ada Nama Jarot dan Jeffray!

"Hari ini saya telah mengembalikan formulir bakal calon wakil bupati, setelah pengembalian ini kita tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari panitia penerimaan bakal calon dari PDIP. Yang pasti kita siap mengikuti mekanisme yang diatur di internal PDIP baik tes psikologis, interview baik yang akan dilakukan DPD Provinsi hingga DPP," ungkapnya, Selasa (17/9).

Ia melanjutkan, sejauh ini dirinya baru mendaftarkan diri sebagai balon wakil Bupati dari partai PDIP sambil menunggu jika memang memungkinkan untuk mendaftarkan diri ke partai lain yang membuka pendaftaran.

"Pendaftaran yang saya lakukan diketahui dan direstui dari Ketua Partai, dan harapan Ketua partai agar kader bisa ikut dan bisa berpasangan namun untuk itu kita melihat perkembangan politik yang ada," akunya.

Ia menambahkan, pendaftaran dirinya dalam bursa untuk calon pada Pilkada 2020 mendatang merupakan keinginan dari masyarakat khususnya para pendukungnya, sehingga diakuinya ada banyak harapan masyarakat yang berada dipundaknya yang memang harus diakomodir.

"Tapi kita lihat kans lagi nanti, kalau di internal partai keinginan ketua partai merekomendasi saya sebagai calon wakilnya, tapi mekanisme di partai Golkar belum dimulai sehingga belum dipastikan dan keputusannya nanti di DPP," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved