Kemenpora Ajak Pemuda Sambas Jadi Garda Terdepan Cegah Tawuran

Pemkab Sambas bisa bersinergi dengan KNPI Sambas menjadi garda terdepan mencegah tawuran.

Kemenpora Ajak Pemuda Sambas Jadi Garda Terdepan Cegah Tawuran
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Ketua KNPI Sambas Nugra Irianta Denasurya menerima plakat dari Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAK Pemuda, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga, DR. Ir Hamka Hendra Noer. M.SI saat menghadiri kegiatan sosialisasi Pemuda Anti Tawuran (PANTAW) yang dilaksanakan oleh DPD KNPI Kabupaten Sambas, Sabtu (14/9/2019). 

Kemenpora Ajak Pemuda Sambas Jadi Garda Terdepan Cegah Tawuran

SAMBAS- Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAK Pemuda, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga, DR Ir Hamka Hendra Noer, M.SI saat menghadiri kegiatan sosialisasi Pemuda Anti Tawuran (Pantaw) yang dilaksanakan oleh DPD KNPI Kabupaten Sambas, di aula kantor DPRD Kabupaten Sambas.

Ia mengatakan, dirinya berharap dengan dilaksanakan kegiatan itu maka pemkab Sambas bisa bersinergi dengan KNPI Sambas menjadi garda terdepan mencegah tawuran.

"Saya berharap saya berharap melalui kegiatan ini, KNPI dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Sambas agar pemuda ini menjadi instrumen untuk bisa menjadi Garda terdepan serta sebagai inisiator bahwa pemuda merupakan satu keluarga dan bersaudara sehingga bisa melahirkan hal-hal yang positif," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, konsep agenda Pantaw merupakan salah satu program pemerintah yang tujuannya menghindari perpecahan atau pergesekan antar pemuda.

Baca: Kemenpora RI Seleksi Perwakilan Pemuda Kalbar Sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional

Baca: KNPI Sambas dan Kemenpora Sinergi Laksanakan Kegiatan Pantaw

"Ini merupakan program pemerintah pusat yang diselenggarakan di daerah Kabupaten Sambas. Dan Sambas salah satu daerah yang merupakan enam daerah terpilih untuk melaksanakan kegiatan Pantaw," ungkapnya.

Menurutnya, Kemenpora menilai Sambas merupakan daerah perbatasan yang memiliki kategori yang rawan terhadap gesekan antar pemuda.

Meski di Sambas kemungkinannya sangat kecil, namun langkah antisipasi harus tetap di lakukan.

"Sambas kami menilai punya potensi kerawanan terjadi gesekan antar pemuda, meski kemungkinannya kecil namun kita harus mengantisipasi terlebih dahulu," katanya.

"Saya juga berharap KNPI dan Ormas-Ormas di Kabupaten Sambas dapat menyebar dikecamatan-kecamatan menjadi Garda terdepan pemuda untuk bisa menjadi pemandu yang terdepan untuk menggalakkan persaudaraan perkawanan," tutupnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved