Wakapolri : Penanganan Karhutla oleh Polda Kalbar Sudah Bagus

Akan tetapi, lanjut dia, karena persoalan itu bukan hanya dalam hal pemadaman saja.

Wakapolri : Penanganan Karhutla oleh Polda Kalbar Sudah Bagus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono saat diwawancarai oleh awak media di Mapolda Kalbar, Jumat (12/9) dalam rangka supervisi terkait karhutla. 

Wakapolri : Penanganan Karhutla oleh Polda Kalbar Sudah Bagus

PONTIANAK - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Ari Dono berkunjung ke Kalbar dalam rangka kegiatan supervisi. Ia bersama tim hadir di Mapolda Kalbar, dalam sejumlah rangkaian kegiatan, Jumat (12/9/2019).

Adapun satu diantara agenda kunjungan nya adalah untuk mengetahui sejauh mana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Dalam sesi wawancara dengan awak media, Komjen Ari Dono menilai bahwa penanganan karhutla yang dilakukan oleh Polda Kalbar sudah cukup bagus.

"Penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Polda Kalbar saya menilai sudah cukup bagus ya. Dan juga sudah dibentuk satgas-satgas, bukan hanya pemerintah, akan tetapi juga sudah melibatkan masyarakat lain. Saya lihat juga antusias daripada masyarakat baik itu di kota dan kita lihat bersama kami bahwa mereka sangat ingin berpartisipasi dalam penanganan kebakaran lahan dan hutan ini," ujar Komjen Pol Ari Dono 

Akan tetapi, lanjut dia, karena persoalan itu bukan hanya dalam hal pemadaman saja. Dan hal itu juga sudah dilaksanakan, namun juga perlu peningkatan sosialisasi secara bersama kepada masyarakat-masyarakat yang berkebun untuk tidak menggunakan cara pembakaran dalam rangka pencegahan.

Baca: Polsek Lumar Gelar Koordinasi dengan PT PML Tanggulangi Bencana Karhutla

Baca: VIDEO: Kompol Salbiah Mendapat Sambutan Luar Biasa di Mapolda Kalbar

"Kemudian saya perhatikan juga dalam aspek penegakan hukum, tadi dari paparan bapak kapolda itu sudah ada sekitar 52 kasus yang sedang ditangani, 50 perorangan, dan 2 korporasi ini yang sedang kita sidik. Dan tadi juga ada paparan dari kementerian yang turun kesini (Kalbar) bahwa disini itu ada 26 korporasi yang sedang dalam proses, itu sekedar informasi," ungkap Komjen Pol Ari Dono.

Disinggung tentang penanganan penegakan hukum yang dilakukan Polda Kalbar, Ari Dono menilai apa yang dilakukan oleh Polda Kalbar terkait penegakan hukum pada kasus karhutla sudah cukup bagus.

Kendati dari banyak korporasi yang terbukti melanggar aturan terkait karhutla, namun baru 2 korporasi yang ditindak.

"Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa Polda Kalbar itu sudah memproses ada 52 perkara (karhutla), 2 itu korporasi yang sedang disidik dan 50 itu perorangan yang tertangkap, dan diketahui bahwa dia melakukan pembakaran. 50 itu mungkin saja bisa dilakukan pengembangan kalau dia mengakui membakar, tapi apabila bukan lahannya maka patut dicurigai ada yang menyuruh. Kalau serius ya sangat serius dalam menangani karhutla," imbuhnya.

Keseriusan itu, lanjut dia, terus dikembangkan. Namun hanya sekarang ada di masyarakatnya. Kalau hanya bicara upaya pemadaman dan penegakan hukum ya tiap tahun akan ada lagi, tapi bagaimana bersama-sama berharap untuk melakukan sosialisasi mendalam kepada masyarakat.

"Kita harapkan bisa disampaikan kepada masyarakat bahwa akan ada hukuman bagi yang terbukti melanggar hukum. Kita sampaikan berapa lama hukuman yang diterima, supaya masyarakat ada efek jeranya," jelasnya.

"Apalagi isu karhutla ini bukan hanya persoalan nasional, tapi sudah internasional. Karena para negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Kamboja ikut terdampak. Ini juga menjadi persoalan serius," pungkas Komjen Pol Ari Dono.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved