Kabut Asap Ganggu Aktivitas Nelayan di Sukadana

Bahkan, kata Basuki, sejak kabut asap melanda, mereka tidak lagi dapat melihat daratan, sehingga menghambat perjalanan pulang.

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Nelayan di Sukadana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Kapal-kapal nelayan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Rabu (11/7/2019). 

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Nelayan di Sukadana

KAYONG UTARA - Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengganggu aktivitas melaut nelayan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Rabu (11/9/2019).

Satu diantara nelayan, Basuki Rahman mengatakan, jarak pandang mereka sangat terbatas.

Bahkan, kata Basuki, sejak kabut asap melanda, mereka tidak lagi dapat melihat daratan, sehingga menghambat perjalanan pulang.

"Akhirnya kita kalau pulang ngikuti gelombang jak, cuma kira-kira, mau gimana lagi kita ndak ada kompas," kata Basuki.

Basuki mengungkapkan, bencana kabut asap juga sangat mengganggu pernapasan mereka kala melaut. 

Baca: Kabut Asap Tebal Selimuti Mempawah, Sekolah Belum Libur, Bupati Erlina Imbau Gunakan Masker

Baca: KABUT Asap Kembali Pekat! Aktivitas Penerbangan Kalbar Delay & Dibatalkan, BMKG Pantau 567 Hotspot

Baca: VIDEO: Kabut Asap Menyelimuti Sungai Kapuas, Jarak Pandang Berkisar 150 Meter

"Napas rasanya sesak, apalagi saya turun kan subuh, asap masih tebal," ungkap Basuki.

Kendati demikian, Basuki mengatakan, sejauh ini hasil tangkap mereka tidak sampai terpengaruh.

Dalam sehari, Basuki mengaku masih dapat mengumpulkan sekitar 20 Kg ikan.

Udate berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved