BREAKING NEWS - Oknum Pejabat Kecamatan di Sambas Kena OTT, Diduga Terlibat Pungutan Liar

Ia tidak menampik jika ada oknum yang di duga melakukan kegiatan pungli, dan di lakukan Tangkap Tangan pada siang hari tadi.

BREAKING NEWS - Oknum Pejabat Kecamatan di Sambas Kena OTT, Diduga Terlibat Pungutan Liar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kasi Kesos Camat Semparuk (baju putih) saat digiring anggota sat Reskrim Polres Sambas, unit Tipikor 

BREAKING NEWS - Oknum Pejabat Kecamatan di Sambas Kena OTT, Diduga Terlibat Pungutan Liar

SAMBAS - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Res Kriminal (Satreskrim) Polres Sambas siang tadi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sambas. 

Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno mengatakan, jika tangkap tangan yang dilakukan oleh Polres Sambas adalah terhadap oknum yang diduga sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial di Kantor Camat Semparuk berinisial Rs

"Saat ini masih dilakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan orang-orang yang bisa memberikan keterangan atau memperjelas duduk perkaranya," ujarnya, Rabu (11/9/2019).

Kata Kasatreskrim, saat ini dirinya masih belum bisa memberikan informasi lengkap terkait penangkapan tersebut. 

Baca: Lantik 134 Pejabat, Edi Rusdi Kamtono Minta Bekerja Sesuai Aturan dan Jadikan Kasus OTT Pelajaran

Baca: UPDATE Kasus OTT KPK Terhadap Bupati Suryadman Gidot hingga Desakan Usut Tuntas Warga Bengkayang

"Jadi masih belum bisa kita paparkan secara lengkap, tapi dari hasil penyelidikan dan penyidikan kelak akan kita sampaikan secara lengkap," ungkapnya.

Namun demikian, ia tidak menampik jika ada oknum yang diduga melakukan kegiatan pungli, dan dilakukan Tangkap Tangan pada siang hari tadi. 

Baca: Aliansi Pergerakan Mahasiswa Kabupaten Sambas Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD

Baca: Unit Pemberantasan Pungutan Beberkan Bentuk Pungli Pelayanan Publik

"Memang kita ada mengamankan yang diduga melakukan kegiatan pungli, namun untuk secara pastinya nanti akan kita lakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti," tutupnya.

Udate berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved