Sepanjang 2019, 8 Nyawa Warga Kapuas Hulu Tewas di Jalan Raya

Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu AKP Sukma Pranata menyatakan di Kapuas Hulu sudah ada 8 nyawa melayang dijalan raya

Sepanjang 2019, 8 Nyawa Warga Kapuas Hulu Tewas di Jalan Raya
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi Kecelakaan Berakibat Fatal.. 

Sepanjang 2019, 8 Nyawa Warga Kapuas Hulu Tewas di Jalan Raya

KAPUAS HULU - Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu AKP Sukma Pranata menyatakan di Kapuas Hulu sudah ada 8 nyawa melayang dijalan raya sepanjang bulan Januari- Agustus 2019 ini.

"Sementara 9 orang luka ringan dan kerugian mencapai Rp33 juta. Menghilangnya delapan nyawa dijalan raya ini dikarenakan kelalaian dari pengendara itu sendiri. Pengendara yang meninggal ini karena ada yang mabuk saat berkendara, tidak mengenakan helm dan lainnya," ujarnya kepada wartawan, Senin (2/9/2019).

Sukma menjelaskan, kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa tersebut, memang lebih banyak terjadi di daerah Lintas Selatan. Namun pihaknya, tidak menampik jika fasilitas umum bagi pengendara seperti rambu-rambu lalu lintas, penerangan jalan masih banyak yang belum memadai, sehingga ini mungkin menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan.

"Namun untuk kekurangan Fasum ini bukan menjadi faktor utama terjadinya kecelakan yang sampai merenggut nyawa pengendara," ucapnya.

Baca: Doa Buka Puasa Senin Kamis: Ustadz Abdul Somad & Ustadz Adi Hidayat Ungkap Keistimewaan Orang Puasa

Baca: Kabar Sedih Dari Ihsan Tarore Mantan Pacar Denada, Kecelakaan Ditabrak Truk Hingga Mobilnya Hancur

Baca: Kecelakaan di Jalan Ya M Sabran Pontianak, Seorang Pengendara Sepeda Motor Patah Kaki

Dengan ini Sukma mengajak, pihak terkait untuk evaluasi terhadap apa yang terjadi dijalan raya. Seperti pihaknya harus terus berkoordinasi antara polisi dan pemerintah berkaitan dengan rencana umum nasional berkeselamatan yang sudah diamanatkan UU.

"Karena kita sudah ada forum lalu lintas yang diamanatkan UU. Berkaitan dengan anggaran ialah Dispenda, berkaitan jalan ialah PU, berkaitan rambu lalu lintas yakni Dishub, berkaitan pasca kecelakaan itu rumah sakit dan tentunya polisi tugasnya memberikan edukasi kepada masyarakat terkaitan aturan lalu lintas," jelasnya.

Maka dari itu kata Sukma, beberapa komponen yang terkait dengan aturan lalu lintas ini harus dapat memberikan solusi terhadap permasalahan lalu lintas, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan yang membuat nyawa menghilang.

"Masalah lalu lintas ini bukan hanya menjadi tugas polisi saja, namun bagaimana beberapa komponen pihak terkait ikut mendukung kinerja kepolisian. Begitu juga masyarakat, paling tidak mereka dapat mentaati aturan dalam berlalu lintas," ungkapnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved