Pemda Sekadau Akan Bentuk Tim Pengawasan dan Evaluasi Intern Kearsipan di Setiap SKPD

Pemda Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Sosialisasi Kearsipan Kabupaten Sekadau di Mess Pemda Kabupaten Sekadau

Pemda Sekadau Akan Bentuk Tim Pengawasan dan Evaluasi Intern Kearsipan di Setiap SKPD
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemda Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Sosialisasi Kearsipan Kabupaten Sekadau di Mess Pemda Kabupaten Sekadau, Senin (2/9). 

Pemda Sekadau Akan Bentuk Tim Pengawasan dan Evaluasi Intern Kearsipan di Setiap SKPD

SEKADAU - Pemda Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Sosialisasi Kearsipan Kabupaten Sekadau di Mess Pemda Kabupaten Sekadau, Senin (2/9).

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Agustinus engatakan Kegiatan Sosialisasi ini merupakan program peningkatan kualitas pelayanan informasi di bidang Kearsipan.

"Sosialisasi ini dimaksudkan pula agar dapat membantu pengelolaan arsip dengan baik di setiap SKPD yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Menurutnya pengelolaan arsip sangat penting mengingat arsip merupakan data informasi autentik utuh yang menyimpan memori kolektif bangsa. Dan menurutnya pula terkait pengarsipan ini setiap SKPD juga memiliki tanggung jawabnya.

"Arsip ini penting sebagai tulang punggung manajeman penyelengaraan negara maupun daerah. Karena mengandung memori kolektif bangsa dalam simpul pemersatu bangsa dalam kerangka NKRI," katanya.

Baca: Wabup AloysiusTegaskan Pemda Sekadau Berusaha Perhatikan Hak-hak Anak

Baca: Pemda Sekadau Serahkan Bantuan 9 ekor Sapi Sambut Idul Adha

Baca: Pokja Harap Evaluasi Data Pemilih Tak Sekedar Formalitas

Karena itu pula menurutnya pemerintah kabupaten sekadau cukup memandang penting dalam pengelolaan arsip. Terlebih menurutnya ini didasarkan pula pada Peraturan Kepala Arsip Nasional Nomor 38 Tahun 2015.

"Merujuk peraturan tersebut yang berisikan tentang pedoman pengawasan Kearsipan, Lembaga Kearsipan. Maka pemda Sekadau akan membentuk tim pengawasan dan evaluasi intern disetiap SKPD, Kecamatan, Desa, dan Sekolah-sekolah serta lembaga lainnya," tuturnya.

Tentu untuk mewujudkan hal tersebut menurutnya perlu pengembangan SDM yang memiliki Kompetensi dan Profesionalitas.

"Untuk mejudukan ini SDMnya juga harus diuoayakan agar pertama pengadaan pegawai arsiparis sudah diklat Fungsional arsiparis. pengembangan kompetensi dan profesionalisme arsiparis melalui pengaturan, serta pengawsan pendidikan dan pelatihan Kearsipan. Peraturan peran dan kedudukan hukum arsiparis serta penyediaan jaminan kesehatan dan tunjangan profesi untuk sumber daya Kearsipan," paparnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved