LPS Gelar Dialog Ekonomi Digital, Serahkan Puluhan Beasiswa

Dalam kesempatan ini juga, LPS memberikan beasiswa kepada 20 mahasiswa yang kurang mampu sebagai bentuk CSR LPS.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICA
LPS berikan beasiswa kepada 20 mahasiswa, sebagai bentuk CSR LPS di Aula Pertemuan KPW Bank Indonesia Pontianak, Rabu (28/8/2019). 

LPS Adakan Dialog Ekonomi Digital dengan Tema Penjaminan Simpanan Perbankan, Tantangan dan Peluang dalam Era Ekonomi Digital di Kalimantan Barat

PONTIANAK - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerjasama sama dengan Gerakan Solidaritas Borneo melakukan Seminar dan Dialog Ekonomi Digital yang bertema “Penjaminan Simpanan Perbankan : Tantangan dan Peluang dalam Era Ekonomi Digital di Kalimantan Barat”, yang diikuti oleh Mahasiswa-mahasiswa di Kota Pontianak, Rabu (28/8).

Industri perbankan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perekonomian nasional demi menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan eknonomi nasional. Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional sekaligus guna menghambat melemahnya nilai tukar rupiah, Pemerintah memberikan jaminan atas seluruh kewajiban pembayaran bank, termasuk simpanan masyarakat (Blanket Guarantee).

“Kita hadir disini untuk meningkatkan literasi dan edukasi terkait peran dan fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bagi mahasiswa, sehingga mampu mendukung perwujudan kemandirian ekonomi melalui pergerakan sektor strategis ekonomi domestik khususnya dalam era ekonomi digital di Kalimantan Barat,” ujar Kepala Divisi Koordinasi SSK, Fuad Zain.

Baca: LPS dan OJK Tingkatkan Kerjasama dan Koordinasi, Berikut Point yang Diperbaharui

Baca: LPS-OJK Perkuat Kerjasama dan Koordinasi Tangani Bank Sistemik

Selain itu, lanjutnya, LPS mengedukasi masyarakat dan menambah pemahaman akan ekonomi digital serta kebijakan ekonomi pembangunan nasional yang dapat membantu kemampuan kompetisi di pasar lokal dan internasional.

“Sebagaimana yang diketahui LPS itu didirikan berdasarkan undang-undang nomor 24 tahun 2004. Fungsi kami sebagai penjamin pinjaman nasabah di bank dan ikut serta menjaga stabilitas sistem keuangan,” jelasnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini LPS telah menutup 99 bank yang ada di Indonesia.

Baca: Gelar Media Gathering, LPS Edukasi Program Penjaminan Simpanam di Kalbar

Baca: Seminar LPS Pulang Kampus di Auditorium Untan, Ini Foto-fotonya!

“Sampai saat ini kita sudah menutup 99 bank di Indonesia. Alhamdulillah ekonomi kita masih tetap stabil sampai saat ini nasabah terlindungi, karena itu bagian dari tugas LPS. Dan kalau di Kalbar kita dulu pernah tutup BPR Sambas, semoga setelah ini tidak ada lagi, semoga sehat semua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga, LPS memberikan beasiswa kepada 20 mahasiswa yang kurang mampu sebagai bentuk CSR LPS.

“Semoga apa yang telah kita lakukan dapat bermanfaat untuk semua,” pungkasnya. 

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved