Jurnal IAIN Pontianak Terpilih Ikuti International Workshop For Journal Editors

Tentunya berharap agar semua jurnal milik IAIN Pontianak bereputasi internasional dan terindeks di lembaga pengindeks bereputasi

Jurnal IAIN Pontianak Terpilih Ikuti International Workshop For Journal Editors
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto bersama 

Jurnal IAIN Pontianak Terpilih Ikuti International Workshop For Journal Editors

PONTIANAK - Jurnal IAIN Pontianak terpilih menjadi salah satu peserta workshop berskala nasional yaitu Jurnal Al-Hikmah milik IAIN Pontianak.

Jurnal Al-Hikmah berada di urutan kedelapan dari 200 jurnal yang terpilih dari 1100 jurnal di seluruh Indonesia dalam International Workshop for Journal Editors: Scopus Selection Criteria and Evaluation Process Workshop pada Jumat, 13 September 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta Convention Centre Jalan Jendral Gatot Subroto, Gelora, Tanah Abang Jakarta-10270.

Acara ini merupakan program pendampingan jurnal ilmiah Indonesia sehingga dapat bereputasi internasional dan terindeks di lembaga pengindeks bereputasi.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan dengan Himpunan Editor Berkala Ilmiah Indonesia.

Baca: Polsek Seluas Musnahkan 150 Kilogram Daging Sapi dan 960 Sosis Ilegal Diduga Asal Malaysia

Baca: Open Bidding Sekda Sanggau, Herkulanus: Tim Pansel Sudah Terbentuk

Pengelola Jurnal Al-Hikmah, Elmansyah, merasa bangga sekaligus semakin bersemangat mejadikan Jurnal Al-Hikmah lebih baik lagi ke depannya.

“Terpilihnya Jurnal Al Hikmah sebagai salah satu peserta workshop Scopus selection, tentu membuat kami selaku pengelola, semakin bersemangat dalam bekerja, mengelola jurnal Al-Hikmah agar bisa menjadi semakin baik dan semakin berkualitas. Bagaimanapun, jurnal ini kan, ruhnya kampus. Kualitas jurnalnya, akan menjadi ukuran kualitas SDM yang ada di dalamnya. Karenanya, jurnal kita harus bagus," jelasnya.

Ia pun berharap nantinya Jurnal Al-Hikmah segera terindeks scopus. Jurnal Al-Hikmah sendiri adalah jurnal fakultas.

Ia berada di bawah koordinasi fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD). Untuk bisa lebih baik, tentu butuh suport dari semua civitas akademika yang ada di FUAD khususnya, dan IAIN Pontianak pada umumnya.

“Setelah ini nanti, kami akan membentuk tim khusus alih bahasa dari 90% berbahasa Indonesia, menjadi 70% berbahasa Inggris dan 15% berbahasa Arab, sisanya berbahasa Indonesia. Kemudian, kami akan hunting reviewer bereputasi internasional, di samping reviewer institusi yang selama ini sudah banyak membantu. Intinya, kami akan memperbaiki kinerja tim. Itu saja," ujarnya.

Sementara itu Ketua LP2M IAIN Pontianak, Sukardi, mengaku bangga bila dua jurnal milik IAIN Pontianak yakni Jurnal Al-Albab dan Jurnal Al-Hikmah terpilih sebagai peserta dalam workshop pendampingan jurnal berskala nasional yang outputnya menggiring agar setiap jurnal terpilih dapat bereputasi internasional setingkat scopus atau di atas scopus.

“Semoga prestasi dan kepercayaan ini dapat membangkitkan semangat pengelola jurnal IAIN Pontianak lainnya agar lebih baik lagi ke depannya. Tentunya berharap agar semua jurnal milik IAIN Pontianak bereputasi internasional dan terindeks di lembaga pengindeks bereputasi," pungkasnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved