UBSI Kampus Kota Pontianak Sukses Gelar Seminar Kemerdekaan Bertemakan Digitalisasi

UBSI memanfaatkan teknologi untuk memangkas banyak sekali pohon yang di tebang gara-gara penggunakan kertas.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto bersama Rektor Universitas Bina Sarana Informatika, Mochammad Wahyudi, dan para narasumber usai seminar yang dilaksanakan di Hotel Golden Tulip Pontianak, kamis (22/8/2019) 

UBSI Kampus Kota Pontianak Sukses Gelar Seminar Kemerdekaan Bertemakan Digitalisasi

PONTIANAK - Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak sukses menggelar kegiatan Seminar Kemerdekaan Digital.

Kegiatan ini diikuti oleh 201 orang peserta dari 23 Sekolah yang ada di kota Pontianak yang dilaksanakan di Hotel Golden Tulip Pontianak, kamis (22/8/2019).

Seminar Kemerdekaan Digital ini diisi oleh dua narasumber sekaligus yaitu Danny D Kosasih, Co-Founder dan Partner INNOVESIA dan Mardalina Handayani selaku owner aloeloco.com.

Rektor Universitas Bina Sarana Informatika, Mochammad Wahyudi, mengungkapkan seminar ini sudah dilakukan di 6 lokasi dan yang terakhir dilakukan di kota Pontianak.

Baca: Dosen UBSI Pontianak Terapkan Media Pembelajaran Interaktif Pada Anak TPA Baitul Wustha

Baca: Dosen UBSI Ajarkan Anak Panti Asuhan Al-Adabiy Pengolahan Data Keuangan dengan Aplikasi Zahir

Pada seminar digital ini juga dilakukan penandatangan MOU antara pihak UBSI Kampus Pontianak dengan Universitas Tanjungpura.

"Kegiatan ini adalah salah satu untuk sosialisasi kepada siswa dan guru SMA terkait digitalisasi .Karena kampus UBSI sudah di klaim sebagai kampus milenial atau cibyer campus dan sudah lama di terapkan kampus berbasis digital atau online," ujarnya kepada awak media.

Ia mengatakan sistem online sudah diterapkan pada pendaftaran mahasiswa baru sampai lulus dan para mahasiswa tidak boleh Gaptek harus familiar dengan penggunaan digitalisasi.

Ia mengatakan memang saat ini Kampus UBSI belum bisa mengklaim sebagai kampus go green, namun sudah di edarkan surat untuk tidak menggunakan air kemasan plastik.

Baca: Dosen UBSI Pontianak Gelar PKM ke UMKM Pontimarket

Baca: UBSI Kampus Kota Pontianak Gelar Kegiatan Sertifikasi Zahir

"Selain itu ketika masuk kampus sudah hilang yang namanya asap rokok di area gerbang kampus. Jadi masuk kampus sudah bebas asap rokok ," ujarnya.

Lalu, saat ujian tidak lagi menggunakan kertas dan tidak lagi menggunakan balpoin dan sudah menggunakan laptop masing-masing secara online di awasi dosen baik ujian berbentuk teori maupun praktek.

Terkait kampanye digital memang kampus UBSI Sudah melakukan itu sejak lama.

UBSI memanfaatkan teknologi untuk memangkas banyak sekali pohon yang di tebang gara-gara penggunakan kertas.

Di kampus UBSI sendiri semuanya sudah berbasis online, tidak ada lagi pengumuman berbasis tempel, hasil ujalian yang harus di cetak, KHS,KRS dan dokumen lainnya sudah di hilangkan," ujarnya..

Kalau dokumen yang pernah di keluarkan oleh BSI haram hukumnya di minta lagi oleh mahasiswa. Semuanya bisa langsung lewat website tanpa harus adanya kertas.

Baca: UBSI Pontianak Sukses Gelar Sertifikasi MYOB

Baca: UBSI Pontianak Gelar Sosialisasi Tugas Akhir dan Pembekalan Praktek Kerja Lapangan

"Selain itu orang tua bisa kontrol anak nya melalui aplikasi mobile parents bisa untuk kontrol semua aktivitas anaknya di kampus," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved