Dinas Perkim Kota Pontianak Realisasikan Program Bedah Rumah Tak Layak Huni, Tekan Kawasan Kumuh

"Salah satu indikator kekumuhan itu adalah kondisi lingkungannya yang tidak baik. Termasuk soal sanitasinya yang tidak baik," ujarnya.

Dinas Perkim Kota Pontianak Realisasikan Program Bedah Rumah Tak Layak Huni, Tekan Kawasan Kumuh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Fuadi Yusla. 

Dinas Perkim Kota Pontianak Realisasikan Program Bedah Rumah Tak Layak Huni, Tekan kawasan Kumuh

PONTIANAK - Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Pontianak, Fuadi Yusla menjelaskan salah satu program pengentasan kawasan kumuh di kota Pontianak dilakukan dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), selain itu melalui program PUPR juga setiap selalu ada program yang menyasar pada penataan kawasan kumuh.

"Kalau di dinas perkim ada program bedah rumah tak layak huni yang setiap tahun juga kita realisasikan," ujarnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga secara bertahap membangun saluran-saluran dan jalan-jalan lingkungan yang jumlahnya cukup signifikan. Sehingga Prioritas pengentasan kawasan kumuh setiap tahun dapat terus ditekan luasnya.

"Salah satu indikator kekumuhan itu adalah kondisi lingkungannya yang tidak baik. Termasuk soal sanitasinya yang tidak baik," ujarnya.

Baca: Semarakkan HUT RI ke-74, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Selenggarakan Lomba di Desa Jeruju Besar

Baca: Semarakkan HUT RI ke-74, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Selenggarakan Lomba di Desa Jeruju Besar

Akan tetapi hal yang tak kalah penting untuk di edukasi adalah berkenaan dengan gaya hidup masyarakat yang harus selalu memperhatikan kebersihan di lingkungan tempat tinggal.

"Hal terpenting itu adalah kebiasaan menjaga kebersihan sehingga kawasan kumuh di kota Pontianak dapat ditekan, secara intensif kita juga rutin memberikan sosialiasi kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan pada tahun 2019 sebanyak 180 rumah tidak layak huni di Kota Pontianak sudah ditangani melalui mekanisme Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN.

"Untuk pembenahan jalan lingkungan sendiri pada tahun 2019 ini ada sekitar 300 titik hingga 400 titik jalan lingkungan di Kota Pontianak yang akan ditangani," pungkasnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved