Pembangunan Rusun Yayasan Kemah Injil Sintang Rp 12,9 M dari APBN, KemenPUPR Ingatkan Kontraktor

Bupati Sintang, Jarot Winarno yang menghadiri peletakkan batu pertama mengatakan bahwa tak hanya rumah susun ini yang akan dibangun.

Pembangunan Rusun Yayasan Kemah Injil Sintang Rp 12,9 M dari APBN, KemenPUPR Ingatkan Kontraktor
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Proses Pembangunan Rumah Susun Yayasan Kemah Injil di Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang yang dianggarkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp.12.998.820.123 (12.9 miliar) sudah dimulai. 

Bupati Jarot Letakkan Baru Pertama Pembangunan Rusun Yayasan Kemah Injil Sintang

SINTANG - Proses Pembangunan Rumah Susun Yayasan Kemah Injil di Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang yang dianggarkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp.12.998.820.123 (Rp 12,9 miliar) sudah dimulai.

Bupati Sintang, Jarot Winarno yang menghadiri peletakkan batu pertama mengatakan bahwa tak hanya rumah susun ini yang akan dibangun.

Ke depan juga akan dibangun Mapolresta, Kantor BNN dan perumahan ASN Pemkab Sintang.

“Tinggal akses jalan masuk saja yang akan kita betulkan. Kita sudah lihat tadi ya, Pak Dirjen dari Kementrian PUPR juga melihat ya, jalan akan kita kerjakan jika bangunan nantinya sudah selesai dibangun,” ujarnya, Senin (19/8/2019) kemarin.

Baca: Semarak Kemerdekaan, 32 Kendaraan Hias Ikuti Pawai Pembangunan Sintang

Baca: Pertama Kali, Sang Saka Merah Putih Raksasa Membentang di Bukit Kelam Sintang

Lebih lanjut, Jarot juga berharap rumah susun kedepannya jika bangunan ini sudah rampung, maka tidak ada lagi kendala-kendala untuk belajar dan mengajar di Semari Menengah St. Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang ini.

“Supaya terciptanya SDM yang unggul, maka perlu juga bangunan yang mendukung dalam proses belajar dan mengajar, agar kedepannya anak didik nanti bisa membantu proses pembangunan yang ada di Sintang,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR, DR Khalawi AH dalam kesempatannya menegaskan akan menitik beratkan pada spek bangunan yang harus sesuai dengan rincian yang sudah ditetapkan.

Baca: Uskup Sintang Tahbiskan Enam Diakon

Baca: Forkopimda Kabupaten Sintang Hadiri Resepsi Kenegaraan 17 Agustus

“Tolong kontraktornya ya saya ingatkan harus sesuai dengan spek, tolong dari pengawas, awasi itu. Saya tidak mau ada masalah pembangunan ini, kita awasi bersama-sama sampai rampung agar tujuannya cepat terealisasikan," katanya.

Dirinya menjelaskan pembangunan rumah susun ini sendiri dibiayai oleh APBN Tahun Anggaran 2019 melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Penyediaan Perumahan Provinsi Kalbar.

"Dibangun dua lantai, rumah susun ini juga akan difasilitasi tempat tidur dan lemari pakaian. Jika ada yang dikeluhkan selama dalam proses pembangunan rumah susun ini segera laporkan ke satuan kerjanya,” pungkas DR Khalawi. 

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved