Festival Parit Nanas, Upaya Sadarkan Masyarakat untuk Lestarikan Parit

Festival Parit Nanas yang di buka bertepatan pada tanggal 17 Agustus di hari kemerdekaan RI ke 74 ini inipun dibuka dengan cara yang unik,

Festival Parit Nanas, Upaya Sadarkan Masyarakat untuk Lestarikan Parit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Pelaksanaan Perlombaan Cano Bagi Anak - Anak di Parit Nanas dalam rangka festival Parit Nanas, Minggu (18/8/2019) 

Festival Parit Nanas, Upaya Sadarkan Masyarakat untuk Lestarikan Parit

PONTIANAK - Dalam rangka mengedukasi masyarakat Kota Pontianak akan pentingnya peran parit bagi kehidupan masyarakat, Pemerintah Kota Pontianak menggandeng penggiat lingkungan menggelar Festival Parit Nanas dari tanggal 17 hingga 24 Agustus 2019 di wilayah Kecamatan Pontianak Utara, tepatnya di kelurahan Siantan Hulu.

Festival Parit Nanas yang di buka bertepatan pada tanggal 17 Agustus di hari kemerdekaan RI ke 74 ini inipun dibuka dengan cara yang unik. 

Yakni dengan melaksanakan upacara kemerdekaan RI di atas Parit, dengan maksud mengkampanyekan kelestarian ekosistem Parit yang sangat penting bagi kehidupan di Kota Pontianak.

Untuk sore ini sendiri, di Parit Nanas dilaksanakan perlombaan Cano bagi anak - anak.

Puluhan anak - anak terlihat antusias mengikuti perlombaan ini, dan sebelum perlombaan dimulai, anak - anak tersebut tampak asik mandi di parit, bahkan anak - anak yang mandi tersebut menunjukan kebolehannya loncat dari atas jembatan dengan ketinggian sekira 2 meter kedalam air dengan Berbagai gaya.

Baca: Anggaran Menata Parit Nanas Capai Rp 1,4 Miliar

Baca: Tinggalkan Istri dan 3 Anak, Warga Parit Nanas ini Meninggal Dunia Karena Mengidap Tumor Ganas

Lurah Siantan Hulu Tirta Arifin menjelaskan bahwa dengan melaksanakan upacara di parit maka hal tersebut menunjukan bahwa masyarakat tidak takut untuk kembali ke alam.

"Harapan kita melaksanakan festival ini lebih kepada kampanye, menunjukan kepada masyarakat ramai, menunjukan kepada masyarakat diluar Siantan Hulu, kita tunjukan bahwa diparit nanas ini masih ada potensi lain bisa kita kembangkan, Seperti contoh di Bentasan itu, kita melaksanakan upacara bendera disana itu untuk menunjukan salah satunya itu, mengkampanyekan kelestarian alam, kelestarian parit. Sampai upacara bendera pun bisa kita laksanakan di atas Parit artinya kita tidak takut lagi untuk kembali kealam gitu Lo,"paparnya, Minggu (18/8/2019).

Baca: Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Paret Nanas, Ajak Masyarakat Peduli

Ia menerangkan bahwa pada mulanya kehidupan Kota Pontianak sendiri bermula dari wilayah tepi Parit.

" kita ingin mengajak masyarakat bahwa Masyarakat kota Pontianak dulunya itu aktivitas nya berasal dari Parit Lo, memulai membangun pemukiman itu masyarakat dari tepi sungai atau tepi parit, baru mulai beralih ke daratan, dan dahulu transportasi melalui banyak melalui parit, Nah itu yang mau coba kita kembalikan nah mudah - mudahan dengan adanya moment seperti ini masyarakat dapat bisa kembali ikut menjaga lingkungan khususnya Parit,"jelasnya.

Pada Pelaksanaannya, Festival Parit Nanas ini di rangkai dengan berbagai perlombaan, yang antara lain perlombaan Mural, Fotografi dan juga perlombaan Vlog, yang mana khusus untuk perlombaan Fotografi bertemakan Kearifan Lokal Parit Nanas, lalu untuk Vlog bertemakan Merdeka negeriku Merdeka parit ku, dan untuk lomba mural sendiri di fokus kan bertemakan keluarga berencana. 

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved