IPW Kecam Aksi Pendemo Anarkis Hingga Sebabkan Anggota Polisi Alami Luka Bakar

Ind Police Wacth (IPW) mengecam keras aksi pembakaran empat anggota polisi dalam aksi demo di Cianjur, Jawa Barat.

IPW Kecam Aksi Pendemo Anarkis Hingga Sebabkan Anggota Polisi Alami Luka Bakar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane 

IPW Kecam Aksi Pendemo Anarkis  Hingga Sebabkan Anggota Polisi Alami Luka Bakar

MEMPAWAH - Ind Police Wacth (IPW) mengecam keras aksi pembakaran empat anggota polisi dalam aksi demo di Cianjur, Jawa Barat.

Polri didesak mengusut tuntas kasus ini agar pelakunya dihukum berat dan ditelusuri apakah ada kelompok teroris ikut bermain dalam aksi demo tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane melalui rilisnya, Jumat (16/8/2019).

Dalam beberapa aksi demo yg berujung bentrok sering kali polisi luka akibat dilempari batu dan kayu oleh pendemo, bahkan pernah beberapa kali polisi dilempari molotov.

Tapi belum pernah terjadi polisi terbakar tubuhnya akibat dilempari pendemo dengan molotov, paling hanya terkena percikan api dari molotov yg dilemparkan pendemo tersebut dan segera bisa diatasi polisi itu bersama polisi lain.

Baca: 8 Orang Guru dan 23 Siswa SDN 12 Akan Gelar Apel Kemerdekaan, Bukti Nyata Semangat Patriotisme

Baca: Bhabinkamtibmas Desa Tempapan Kuala Hadiri Kegiatan Rembuk Stunting di Desa Binaannya

Baca: Bupati Rupinus Kukuhkan Anggota Paskibra Kabupaten Sekadau

"Jadi, apa yang terjadi di Cianjur dimana ada empat polisi menderita luka bakar 30 sampai 50 persen saat mengendalikan aksi demo adalah sebuah peristiwa yg sangat memprihatikan dan tdk bisa ditolerir," ujarnya.

Neta mengatakan, IPW mengecam keras peristiwa ini dan mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus ini dan menuntut pelaku dan otak pelakunya dihukum seberat beratnya. Selain itu kordinator aksi demonya harus segera ditangkap dan dihukum berat.

Melihat kronologisnya kata dia, IPW menilai aksi penyerangan dan pembakaran anggota polisi di depan umum itu sudah terencana dan terstruktur.

"Hal ini terlihat dari adanya demonstran yang membawa bahan bakar minyak dalam aksi tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved