Bupati Sintang Tandatangani LOI Program Kemitraan Solidaridad Perpamsi

menurutnya hal ini membuktikan bahwa mengurus Air bersih itu harus bersama-sama malalui Perpamsi sebagai fasilitator

Bupati Sintang Tandatangani LOI Program Kemitraan Solidaridad Perpamsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Bupati Sintang dr H Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri dan sekaligus melakukan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi di Kantor PDAM Tirta Senentang Sintang, Jl. M. Saad, Kel. Tanjungpuri, Kec. Sintang, Kamis (15/8/19) pagi. 

Bupati Sintang Lakukan Penandatanganan LOI Program Kemitraan Solidaridad Perpamsi

SINTANG - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri dan sekaligus melakukan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi di Kantor PDAM Tirta Senentang Sintang, Jl. M. Saad, Kel. Tanjungpuri, Kec. Sintang, Kamis (15/8/19) pagi.

Kemitraan Solidaridad Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM Tirta Senentang Kab.Sintang, PDAM Tirta Pancur Aji Kab. Sanggau dan PDAM Tirta Sirin Meragun Kab. Sekadau,

Hadir dalam acara tersebut Direktur Eksekutif PT. Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Ashari Maryono, jajaran PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, jajaran PDAM Tirta Senentang Kab.Sintang, jajaran PDAM Tirta Pancur Aji Kab. Sanggau dan jajaran PDAM Tirta Sirin Meragun Kab. Sekadau serta tamu undangan lainnya.

Baca: Bupati Sintang Kukuhkan 31 Paskibraka Sintang

Baca: Rangkaian HUT RI, Bupati Sintang Jarot Winarno Pimpin Anjangsana ke Dua Tempat

Dalam sambutannya Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik dan mendukung adanya penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM dari Sintang, Sanggau dan Sekadau.

Karena menurutnya hal ini membuktikan bahwa mengurus Air bersih itu harus bersama-sama malalui Perpamsi sebagai fasilitator, sementara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak yang sudah maju sebagai mentor lalu resipiennya adalah PDAM Sintang, Sanggau, Sekadau dan lainnya.

"we can't stand alone atau kita nda bisa sendirian ya untuk menyiapkan air bersih untuk masyarakat, kalau kita kerja sendiri gak bisa, jadi di sarankan kita harus punya jejaring, networking, kita harus di tunjang seluruh pihak"kata Jarot.

Baca: Polres Sintang Kembali Tangkap Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Baca: Polres Sintang Amankan Tersangka Pembakaran Lahan Diperkirakan Seluas 10 Hektare

Jarot menjelaskan bahwa Problem atau masalah yang terjadi di PDAM Tirta Senentang dengan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak bahkan yang lainnya juga sama yakni terkait masalah suplai air baku, karena airnya kadang payau dan sebagainya.

Terlebih memang seperti di Sintang ini sumber air bakunya diambil dari aliran Sungai Melawi dan Sungai Kapuas dan juga adanya masalah lain seperti kebocoran pada sambungan.

"kemudian lagi masalah kepercayaan (trust) dari pelanggan, karena ngelola PDAM ini seperti Roller Coaster atau kadang bagus kadang turun kualitasnya, itu lah kadang-kadang konsumen ni jerak dengan PDAM, nyambung airnya kadang nda sampai, airnya keruh, hidupnya nda 24 jam"ujar Jarot.

Halaman
12
Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved