382 Hotspot Terpantau di Kalbar, Singkawang dan Pontianak Nihil

Berdasarkan hasil pengolahan data lapan Sejak Rabu (14/8/2019) hingga hari Kamis (15/8/2019) pukul 07.00 WIB, sebanyak 382 hotspot

382 Hotspot Terpantau di Kalbar, Singkawang dan Pontianak Nihil

PONTIANAK - Berdasarkan hasil pengolahan data lapan Sejak Rabu (14/8/2019) hingga hari Kamis (15/8/2019) pukul 07.00 WIB, sebanyak 382 hotspot terpantau di wilayah Kalimantan Barat.

Dari seluruh Kabupaten Kota yang ada di Kalbar, hanya Kota Singkawang dan Kota Pontianak yang tidak terpantau ada hotspot.

Berikut adalah data jumlah titik hotspot dari Kabupaten / Kota yang ada di Kalimantan Barat.

Kabupaten Sambas 9 Hotspot
Kabupaten Mempawah 18 Hotspot
Kabupaten Sanggau 115 Hotspot
Kabupaten Ketapang 54 Hotspot
Kabupaten Sintang 52 Hotspot
kabupaten Kapuas hulu 58 Hotspot.
Kabupaten Bengkayang 10 Hotspot
kabupaten Landak 28 Hotspot
Kabupaten Sekadau 3 Hotspot
Kabupaten Kayong Utara 2 Hotspot
Kabupaten Melawi 25 Hotspot
Kabupaten Kubu Raya 8 Hotspot
Kota Pontianak terdapat 0 Hotspot.
Kota Singkawang 0 Hotspot.

Baca: ZODIAK - Zodiak Hari Ini | Ramalan Zodiak CINTA | Zodiak UANG Hari Ini | Zodiak KARIER Hari Ini

Baca: Rumah Singgah Tak Berfungsi Maksimal, Ini Penjelasan Pemda

Baca: VIDEO: Bupati Ucapkan Hari Pramuka ke 58 Tahun di Kapuas Hulu

Sebelumnya dalam panatauan itu, BMKG memaparkan terdapat 409 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah di Kalbar.

Berikut ini sebaran titik panas di Kalbar: 

Kabupaten Sambas 22 Titik
Kabupaten Mempawah 29 Titik
Kabupaten Sanggau 67 Titik.
Kabupaten Ketapang 76 Titik.
Kabupaten Sintang 40 Titik
Kabupaten Kapuas Hulu 71 titik
Kabupaten Bengkayang 29 titik
Kabupaten Landak 26 titik
Kabupaten Sekadau 7 Titik
Kabupaten Kayong Utara 6 Titik
Kabupaten Melawi 9 titik.
Kabupaten Kubu Raya 27 Titik.
Kota Pontinak 0 Titik.
Kota Singkawang 0 Titik.

Potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan ditinjau dari analisa parameter cuaca selama sepekan ke depan sebagian besar wilayah Kalbar termasuk dalam kategori Aman - Sangat Mudah.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk Waspadai peningkatan suhu udara dan rendahnya potensi hujan yang dapat memicu kemudahan terjadinya kebakaran hutan/lahan.

Halaman
1234
Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved