Disdukcapil Data Penduduk Permanen di Kota Pontianak

Suparma menjelaskan penduduk non permanen sebenarnya datang untuk mencari pekerjanya. harus ada yang bertanggungjawab ketika penduduk non permanen itu

Disdukcapil Data Penduduk Permanen di Kota Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Kadis Dukcapil Pontianak,  Suparma.  

Disdukcapik Data Penduduk Permanen di Kota Pontianak

PONTIANAK - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak Suparma mengatakan pendataan penduduk non permanen terus dilakukan. Penduduk non permanen ini tidak hanya pekerja asing, tapi juga mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Kota Pontianak.

Ia memaparkan saat ini jumlah penduduk non permanen di Kota Pontianak berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh di tahun ini tercatat sebanyak 2000an penduduk non permanen. Jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.000an jiwa.

Menurutnya berkurangnya jumlah itu dikarenakan dampak dari pertumbuhan sektor industri di beberapa kabupaten di Kalimantan Barat.

Misalnya sektor industri Kabupaten Ketapang, lalu pembangunan PLTU di Bengkayang. Lalu Industri tambang di Kabupaten Ketapang.

Baca: Disdukcapil Kota Pontianak Klaim 98 Persen Penduduk Sudah Miliki Akta Lahir

Baca: Apresiasi Disdukcapil, DPRD Ingatkan Masyarakat Pentingnya Miliki Dokumen Kependudukan

“Dulunya kan Pontianak sebagai kota dagang dan jasa dan mereka mencari pekerjaan disini. Sekarang industri tumbuh di kabupaten lain sehingga penduduk non permanen yang notabenenya pencari kerja datang kesana dan jumlah disini pun berkurang,” ujarnya

Secara umum kata Suparma mereka yang datang dan mencari kerja itu adalah penduduk yang memiliki keahlian. Disisi lain sektor industri yang baru buka itu juga mencari tenaga kerja yang memiliki keahlian-keahlian tertentu.

“Jadi berdasarkan pemantauan bersama, hasil dari rapat didukcapil tujuan ke sana tidak lagi ke Pontianak karena berkaitan dengan lapangan kerja dan menyangkut keahlian,” ujarnya.

Suparma menjelaskan penduduk non permanen sebenarnya datang untuk mencari pekerjanya. Meski demikian harus ada yang bertanggungjawab ketika penduduk non permanen itu ingin menetap.

Baca: Disdukcapil Pontianak Terapkan Layanan Online

Baca: Disdukcapil Kota Pontianak Luncurkan Layanan Pengambilan Antrean Online

“Misalnya dia tinggal di kost, maka pemilik kost kami minta KTP dan data diri lainnya. Termasuk pernyataan pemilik kost bahwa yang bersangkutan tinggal disini," ujarnya

Para penduduk non permanen saat ini tidak mendapat kartu layaknya milik penduduk setempat. Mereka hanya mendapatkan secarik kertas yang berisikan data diri lengkap sebagai bukti bahwa mereka tinggal karena bekerja atau mencari pekerjaan dan tidak melakukan pemindahan administrasi kependudukan.

“Dulu iya dapat kartu sekarang tidak lagi dan hanya berupa lembaran biodata beserta foto. Salinan foto itu dari tempat asal penduduk non permanen,” paparnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved