Pengamat Untan Nilai Peluang Petahana Sekadau Kecil di Pilbup 2020

Pengamat Politik dari FISIP Untan DR. Erdi, M.Si menilai jika peluang inkamben atau petahana di Sekadau akan kecil

Pengamat Untan Nilai Peluang Petahana Sekadau Kecil di Pilbup 2020
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengamat Kebijakan Publik Untan, DR Erdi Abidin MSi. 

Pengamat Untan Nilai Peluang Petahana Sekadau Kecil di Pilbup 2020

PONTIANAK – Pengamat Politik dari FISIP Untan DR. Erdi, M.Si menilai jika peluang inkamben atau petahana di Sekadau akan kecil untuk kembali didukung maju Pilbup 2020.

Berikut penuturannya

Terkait Pilkada Sekadau, saya pikir peluang petahana kecil, paling tidak ada empat hal yang saya lihat.

Pertama ialah persoalan karya nyata, inkamben tidak ada karya yang dibanggakan masyarakat Sekadau, bahkan banyak kepala desa ada kasus, ASN beberapa melanggar disiplin, jadi inkamben tidak tegas memimpin sehingga kemungkinan tidak menjadi idola bagi masyarakat Sekadau.

Kedua, ditubuh kader Demokrat ada pecah kongsi saya lihat, terutama pasca pilpres dan pileg 2019, sehingga kemungkinan petahana ini akan sulit mendapatkan perahu ketika tidak ada intervensi dari DPD Demokrat Provinsi dan DPP Demokrat.

Ketiga, ada kader lain yang nampaknya juga sudah menyusun langkah, yaitu wakil dari petahana sekarang, yang diprediksi akan berpasangan dengan orang yang tidak satu garis dengan PDI Perjuangan, dan memanfaatkan orang atau kelompok masyarakat jumlahnya lebih kecil dari mayoritas di Sekadau sebagai wakil.

Sehingga posisi wakil dari petahana sekarang yang merupakan kader PDI Perjuangan cukup tinggi dan nampaknya akan maju berpasangan bukan dari kader walaupun ada kader yang sudah disebut-sebut sebelumnnya.

Baca: Terminal Khusus Ilegal di Ketapang Terus Beroperasi, Dishub Tegaskan Tersus Tak Berizin

Baca: Pelajari Revitalisasi Pasar, DPRD Batang Studi Banding ke Kubu Raya

Baca: Jelang Idul Adha, Pemkab Landak Sosialisasi Kesejahteraan Cara Potong Hewan Kurban

Keempat, ada kekuatan penyeimbang untuk posisi wakil yang tidak ditangkap oleh inkamben. Wakil inkamben sekarang, dengan kekuatan yang ada akan mengambil posisi nomor satu dengan mengoptimalkan penyeimbang, misalnya sekda sekarang yang akan pensiun digaet maju Pilbup.

Dengan melihat itu, saya rasa yang akan menjadi pemenang Pilbup Sekadau dari partai pemenang pemilu, kemungkinannya.

Saya lihat Sekadau daerahnya belum begitu baik dalam hal ekonomi, sehingga ekskalasi politik untuk mengarah ke money politik sangat mungkin.

Orang akan memperhitungkan suara dari uang dengan uang, artinya dengan kepemimpinan inkamben sekarang tidak ada karya nyata, akhirnya masyarakat berpikir mencari sosok pengganti. Tingkat kemiskinan di Sekadau juga tidak berubah, dan jelas tidak ada karya nyata dari inkamben atau petahana sekarang.

Malah, bupati sebelumnya atau sebelum inkamben sekarang lebih banyak berbuat. Artinya Bupati harus inovasi, dengan dana sekitar Rp. 1,5 Triliun bagaimana berbuat nyata untuk ekonomi rakyat, infrastruktur dan pelayanan publik.

Kuncinya ada di infrastruktur daerah, jika tidak bisa meningkatkan ekonomi, bangun infrastrukturnya.

Sekadau potensinya banyak, tetapi tidak tergali karena infrastruktur yang belum terbangun. Kemudian juga pelayanan publik, rumah sakit dan sejenisnya, hingga air PDAM.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved