Disdikbud Kalbar Belum Keluarkan Instruksi Libur Sekolah, Berikut Alasannya

Sementara ini, ia menegaskan masih menghimbau kepala sekolah supaya mengurangi kegiatan diluar kelas..

Disdikbud Kalbar Belum Keluarkan Instruksi Libur Sekolah, Berikut Alasannya
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kualitas udara semakin memburuk seiring meningkatnya kepekatan kabut asap akibat kebakaran lahan di sejumlah daerah, di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (2/8/2019) malam. 

Disdikbud Kalbar Belum Keluarkan Instruksi Libur Sekolah, Berikut Alasannya

PONTIANAK - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan terus melanda wilayah Kalbar.

Selain diselimuti kabut asap, partikel sisa kebakaranpun beterbangan diudara.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman menjelaskan pihaknya belum mengeluarkan instruksi untuk meliburkan sekolah.

Pihaknya terus melakukan koordinas dengan instansi teknis lainnya yang memantau kondisi udara.

Baca: dr Fujiyanto: Paparan Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Picu Serangan Asma

Baca: FOTO: Kualitas Udara di Kota Pontianak Kian Memburuk, Asap Tebal Selimuti Langit

Apabila keadaan memang membahayakan maka bisa langsung dikeluarkan pengumuman untuk meliburkan sekolah.

"Untuk masalah kabut asap, kami harus berkordinasi dengan instansi tehnis. Khususnya memastikan kondisi kondisi asap, apakah sudah masuk kategori berbahaya atau seperti apa,"ucap S Herman saat diwawancarai, Rabu (7/8/2019).

Sementara ini, ia menegaskan masih menghimbau kepala sekolah supaya mengurangi kegiatan di luar kelas.

Baca: Disdikbud Kalbar Rencanakan Pembangunan Sekolah dan Asrama di Daerah Perbatasan

Baca: Atasi Masalah Kekurangan Guru, Disdikbud Kalbar Akan Kerjasama Dengan Perguruan Tinggi

Hal itu dilakukan untuk mengurangi resiko terhadap dampak kabut asap yang terjadi.

"Sementara ini , menurut dinas lingkungan hidup kondisi udara dalam tarap sedang sehingga belum dikeluarkan pengumuman untuk meliburkan sekolah," pungkasnya. 

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved