Disdikbud Kalbar Rencanakan Pembangunan Sekolah dan Asrama di Daerah Perbatasan

Terkait hal itu Disdikbud akan usulkan pembukaan sekolah baru atau bahkan jika butuh asrama akan diusulkan juga.

Disdikbud Kalbar Rencanakan Pembangunan Sekolah dan Asrama di Daerah Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadisdikbud Provinsi Kalbar, Suprianus Herman saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu 

Disdikbud Kalbar Rencanakan Pembangunan Sekolah dan Asrama di Daerah Perbatasan

PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman mengatakan akan mengupayakan pembangunan sekolah tingkat SMA dan Asrama di daerah perbatasan.

Ia mengatakan terkait sekolah di daerah perbatasan seperti data yang ada masih ada daerah perbatasan yang tidak mempunyai SMA yaitu di daerah Entikong bahkan murid disana dikatakan sangat banyak sekali .

Suprianus mengatakan dengan adanya sistem zonasi yang telah diterapkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jadi bisa ketahuan bahwa di daerah Entikong tidak ada SMA .

"SMA yang paling dekat di daerah Entikong yaitu di SMA 1 dan 2 Sekayam. Jadi anak-anak di daerah perbatasan yang mau masuk ke sekolah negeri masuk di SMA 1 dan 2 Sekayam dan jaraknya memang jauh sekali," ujarnya beberapa waktu lalu.

Baca: Disdikbud Kapuas Hulu Apresiasi Desa Sungai Uluk Dirikan Sekolah Adat

Baca: Disdikbud Akan Terus Gali Kebudayaan dan Tradisi di Sambas

Terkait hal itu Disdikbud akan usulkan pembukaan sekolah baru atau bahkan jika butuh asrama akan diusulkan juga.

"Kita juga ada mekanisme untuk anggaran dari APBD dan untuk asrama kita akan usulkan melalui dana APBN dan melewati dana alokasi khusus jadi tidak mengganggu dana APBD," ujarnya.

Ia mengatakan untuk dana APBD program Gubernur akan difokuskan untuk menambah sarana dan prasarana sekolah, sedangkan bantuan asrama sekolah akan menggunakan dana dari pusat.

"Itu salah satu upaya kami untuk mengatasi kekurangan rumah sekolah selama ini yang ada di Kalbar ," ujarnya.

Ia mengatakan menurut data Dapodik 2018/2019 jumlah sekolah di Provinsi Kalimantan Barat saat ini berjumlah 6.421 sekolah tingkat SD/SMP/SMA/SMK/SLB.

Baca: Disdikbud Sambas Gelar Tradisi Ruah Amping 2019, Gandeng Sanggar Rumah Budaya Mekar Setaman

Baca: Disdikbud Provinsi Kalbar Keluarkan Surat Edaran Penambahan Kuota PPDB Tahun 2019

Dari 6.421 sekolah yang ada terbagi menjadi dua yaitu sekolah Negeri sebanyak 5.532 sekolah dan Sekolah swasta sebanyak 889 sekolah.

Untuk jenjang SMA sebanyak 436 sekolah yang terbagi SMA Negeri sebanyak 263, dan Swasta 173 sekolah.

Sedangkan Jenjang SMK Negeri sebanyak 106 sekolah dan swasta sebanyak 115 sekolah, serta untuk SLB Negeri 13 sekolah , dan Swasta 9 sekolah.

"Kalau yang SMP negeri sebanyak 1002 sekolah , dan SMP swasta sebanyak 320 sekolah. SD Negeri 4.148 sekolah, dan SD Swasta sebanyak 272 sekolah," ujarnya.

Selain itu juga akan dilakukan Peningkatan sarana dan prasarana serta pembangunan sekolah jenjang SMA di Mempawah, SMA di Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya, dan SMK di Sambas.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved