Api Karhutla Mengancam, Aktivitas Belajar Mengajar di Dusun Telayar Mempawah Terpaksa Diliburkan

Dusun Telayar adalah salah satu daerah terluar dan terpencil yang masuk dalam wilayah Kecamatan Mempawah Timur.

Api Karhutla Mengancam, Aktivitas Belajar Mengajar di Dusun Telayar Mempawah Terpaksa Diliburkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Karena api karhutla yang sudah mendekati bangunan sekolah, siswa SDN 19 Telayar terpaksa diliburkan. 

Api Karhutla Mengancam Sekolah, Aktivitas Belajar Mengajar di Dusun Telayar Terpaksa Diliburkan

MEMPAWAH - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat di sekitar permukiman penduduk di Dusun Telayar, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, membuat sekolah terpaksa diliburkan.

Dusun Telayar adalah salah satu daerah terluar dan terpencil yang masuk dalam wilayah Kecamatan Mempawah Timur.

Demi mewujudkan pemerataan pendidikan pemerintah menyediakan satu sekolah dasar disana yakni SDN 19 Telayar.

Namun asa untuk bersekolah bagi anak-anak di Dusun Telayar menjadi terhambat, sebab bencana asap yang melanda Dusun mereka yang sampai saat ini terhitung sudah berlangsung dua pekan.

Baca: Waspada Bencana Asap, Kasat Lantas Polres Mempawah Imbau Masyarakat Hati-hati Berkendara

Baca: Kebakaran Lahan di Dusun Telayar Mempawah Semakin Dekati Pemukiman, BPBD dan Masyarakat Siaga 24 Jam

"Api kebakaran juga sudah mendekati bangunan sekolah, jika para siswa berdiri didalam kelas, dan memandang ke arah jendela belakang maka akan telrihat jelas kobaran api yang jaraknya kurang dari 50 meter," ujar Ketua RT 13, Dusun Telayar, Yudi Ardana (38) saat diwawancara Tribun, Rabu (7/8/2019) siang.

Akibat hembusan angin yang cukup kencang kata Yudi, api begitu cepat meluas dan asap semakin pekat, apalagi ketika arah angin menuju ke bangunan sekolah.

Pemerintah daerah, juga telah meliburkan aktivitas belajar mengajar di SDN 19 Telayar karena khawatir anak-anak usia sekolah terserang penyakit, atau lebih berbahaya lagi jika sampai ada yang celaka akibat api karhutla.

"Sejak sepekan yang lalu, ketika asap mulai pekat di permukiman penduduk, dan api karhutla merembet ke halaman belakang sekolah aktivitas belajar mengajar sudah diliburkan sampai batas waktu yang belum bisa di tentukan," tuturnya.

Saat ini hanya ada kelas II dan kelas IV saja yang masih aktif belajar di SDN 19 Telayar. Karena penduduk Dusun Telayar sudah tidak ada lagi anak-anak yang usianya cukup untuk mendaftar sekolah maka tidak melakukan penerimaan siswa baru.

Lebih jauh, Yudi menceritakan, bahwa sebelumnya pernah terjadi kebakaran hutan yang cukup besar di Dusun Telayar, berkisar tahun 2012 dan 2013 lalu, tapi tidak begitu parah.

Baca: Kebakaran Lahan di Dusun Telayar Mempawah Semakin Dekati Pemukiman, BPBD dan Masyarakat Siaga 24 Jam

Baca: Karhutla di Desa Sejegi Mempawah Meluas Hingga Capai 250 Hektar, Puluhan Balita Terserang ISPA

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved