Hendy Wijaya: Perayaan Harganas Dorong Wujudkan Keluarga Sakinah

Hendy Wijaya mengatakan perayaan Harganas yang digabungkan dengan beberapa rangkaian kegiatan lainnya

Hendy Wijaya: Perayaan Harganas Dorong Wujudkan Keluarga Sakinah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya bersmaa Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalbar usai Perayaan puncak pencanangan BBRGM XVI, HKG PKK ke 47, HKP ke 47, HPS ke 39, Harganas XXVI, Pekan Daerah KTNA XI, Pencanangan PKK KB KES tingkat Provinsi Kalbar 2019 di halaman kantor Bupati Sambas pada Minggu (4/8).//Anggita Putri 

Hendy Wijaya: Perayaan Harganas Dorong Wujudkan Keluarga Sakinah

PONTIANAK - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya mengatakan perayaan Harganas yang digabungkan dengan beberapa rangkaian kegiatan lainnya sangat memberikan kontribusi besar bagi Kabupaten Sambas.

Sepanjang peringatan Harganas ini promosi besar-besaran baik melalui umbul-umbul baliho, spanduk ,dan komunitas yang tergabung dalam Genre bahkan berkolaborasi dengan forum anak daerah.

"Hal ini tentu mendukung program Sambas dalam menuju keluarga sakinah yang didalamnya melaksanakan delapan fungsi keluarga," ucapnya usai menghadiri Perayaan puncak pencanangan BBRGM XVI, HKG PKK ke 47, HKP ke 47, HPS ke 39, Harganas XXVI, Pekan Daerah KTNA XI, Pencanangan PKK KB KES tingkat Provinsi Kalbar 2019 di halaman kantor Bupati Sambas pada Minggu (4/8).

Baca: Gelombang Sedang Kembali Berpotensi di Selat Karimata

Baca: BKKBN Kalbar Percekapan Cakupan Peran Ayah Bunda GenRe Hingga ke 14 Kabupaten/Kota di Kalbar

Baca: VIDEO: Warga Temukan Bayi Laki-laki Berusia 4 Hari Dalam Kardus di Pantai Ancol Mempawah

Penancapan delapan fungsi keluarga ini untuk mengantisipasi situasi dan kondisi saat ini dimana para generasi muda saat ini mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat distorsi yang merusak terutama dimedia sosial yang tidak ada batasnya.

Sehingga harapannya dengan membentuk forum anak melalui GenRe dan bimbingan fasilitas dari bupati, walikota, gubernur menjadi ayah ibu genre.

"Harapan kira secara struktur remaja kita bisa menjadi remaja yang bisa mejadi remaja yang benar bisa merencanakan kehidupan yang baik," tambahnya.

Hendy menyampaikan jangan sampai menjadi remaja yang tanpa arah dan rencana.

Pihaknya telah memberi bekal kepada remaja bagaimana mereka menjadi keluarga terencana seperti salah satunya menunda usia perkawinan kemudian dibekali dengan kesehatan reproduksi bahkan dalam Harganas diberikan seminar kependudukan agar para anak muda mengerti betul bahwa mereka adalah tongkat estafet generasi penerus kedepan.

Dalam rangka menyonsong generasi emas 2005-2030 semua pihak akan menyongsong bonus demografi dimana struktur penduduk usia muda lebih besar bahkan usia muda menanggung usia lemah dan tua ketergantungan lebih kecil namun apabila bonus demografi di isi oleh anak yg berusia todak produkti maka tidak menjadi bonus demografi tapi menjadi bencana demografi.

"Mudahan dengan acara puncak Harganas dipusatkan di Sambas semua akan lebih mjdah menyongsong generasi emas sebagai pemangku estafet kepemimpinan nasional maupun diri sendiri untuk menjadi pemimpin keluarga yang baik," pungkasnya. (Ang)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved