Main Bersama Anak dan Kenalkan Permainan Tradisional Dapat Geser Gadget

Ibu Profesional Kalbar menggelar gerakan bermain bersama anak pada, Minggu (4/8) dengan tujuan mengajak orang tua

Main Bersama Anak dan Kenalkan Permainan Tradisional Dapat Geser Gadget
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Fadriani
Orang tua membimbing anak-anaknya bermain bakiak 

Main Bersama Anak dan Kenalkan Permainan Tradisional Dapat Geser Gadget

PONTIANAK - Ibu Profesional Kalbar menggelar gerakan bermain bersama anak pada, Minggu (4/8) dengan tujuan mengajak orang tua untuk meluangkan waktu bermain bersama anak minimal 30 menit dalam sehari.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Randankng ini dimulai dari pukul delapan pagi dan diawali dengan kegiatan mewarnai. Anak-anak yang terdaftar pada kegiatan kali ini berusia rata-rata 4-9 tahun.

Menurut satu di antara orang tua peserta, yakni Ina, ia menuturkan dengan adanya acara seperti ini dapat membuat anak menyukai permainan tradisional dan tidak bergantung kepada gadget serta dapat membuat orang tua lebih dekat dengan anak.

"Seperti tadi, mewarnai bersama orang tua, dan bermain seperti ini juga diperioritaskan bersama orang tua," ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Baca: Tim Penggerak PKK Sekadau Raih Peringkat II Lomba Parade Nusantara, HKG PKK ke-47 di Sambas

Baca: Ibu Profesional Kalbar Gelar 30 Menit Main Sama Anak, Siapa Takut

Baca: Yayasan Mujahidi Jamin Kehalalaan Hewan Qurban yang Dipotong di Masjid Raya Mujahidin

Ketua panitia, yakni Dhita menyampaikan jika terdapat delapan permainan tradisional yang dapat diikuti oleh anak, yakni kelereng, bakiak, tabak, mewarnai, ular naga dan sebagainya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini membuat para orang tua dapat menemani anaknya bermain permainan tradisional, dan untuk kedepannya ada semacam dorongan dari hati para orang tua untuk selalu menyisikan waktu untuk bermain bersama anak. Karena golden age seorang anak dimulai dari umur 0-6 tahun dan belajar yang paling seru menurut anak-anak adalah melalui permainan, karena anak-anak masih dalam tahap tumbuh kembang.

"Jika orang tua dapat meluangkan waktu bermain bersama anak, itu sudah termasuk ke dalam proses pendidikan anak dari dalam rumah," ungkapnya. (Rizki)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved