Apa Hukum Menebalkan Bulu Mata Menggunakan Serum? Ini Jawaban Tegas Ustadz Abdul Somad (UAS)

Apa Hukum Menebalkan Bulu Mata Menggunakan Serum? Ini Jawaban Tegas Ustadz Abdul Somad (UAS)

Apa Hukum Menebalkan Bulu Mata Menggunakan Serum? Ini Jawaban Tegas Ustadz Abdul Somad (UAS)
stylecraze.com/grid.id
Ilustrasi 

Apa Hukum Menebalkan Bulu Mata Menggunakan Serum? Ini Jawaban Tegas Ustadz Abdul Somad (UAS)

Ustadz Abdul Somad mendapat pertanyaan mengenai boleh atau tidak mempertebal dan memanjangkan bulu mata.

Pertanyaan itu, dijawab Ustadz Abdul Somad melalui channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official.

"Saya mau tanya Ustadz, kan extension bulu mata itu haram. Tapi kalau pakai serum yang terbuat dari minyak kelapa atau minyak zaitun, boleh tidak Ustadz? Soalnya ini mempertebal dan memanjangkan bulu mata," kata Ustadz Abdul Somad menjawab pertanyaan netizen.

Ustadz Abdul Somad menegaskan, yang tidak boleh itu merobah-robah, mengotak-atik yang tidak normal.

"Adapun bulu matanya kurang lebat lalu dia pakai kemiri, pakai minyak zaitun, tidak termasuk dalam kategori hadits yang dilarang, dilaknat," kata UAS.

Baca: Niat Puasa Senin Kamis dan Doa Buka Puasa, Ustadz Abdul Somad Ungkap Keutamaan Puasa Senin Kamis

Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS) Ungkap Hukum Menggunakan Kulit Binatang Buas

Baca: Apakah Halal Upah Mengerjakan Proyek Rumah Ibadah Non Muslim? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Baca: Ustadz Abdul Somad Ungkap Hukum Mengkonsumsi Ganja yang Dijadikan Sayur Mayur

Ustadz Abdul Somad kemudian menyampaikan hadits riwayat Ibnu Mas'ud ra.

"Allah melaknat perempuan tukang buat tato, minta buatkan tato, mencabut bulu mata, menjarangkan giri, merobah-robah ciptaan Allah. Operasi plastik, masukkan silikon, otak-atik, ini yang tidak boleh," tegasnya.

"Adapun dengan yang herbal, normal, tidak mengutak-atik, membuat yang tidak normal menjadi normal," lanjut UAS.

"Adapun yang sudah normal, diotak-atik sehingga menjadi tidak normal, kitapun ketakutan melihatnya, ini naudzubillah. Mudah-mudahan Allah menyelamatkan kita dari perbuatan ini," pungkas Ustadz Abdul Somad.

Halaman
12
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved