Tribun Wiki

Waktu Yang Tepat Berkunjung ke Pontianak, Sejumlah Event Ini Jadi Daya Tarik Wisatawan

Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Pontianak, berikut waktu yang tepat untuk melihat beberapa event potensi budaya dan pariwisata

Waktu Yang Tepat Berkunjung ke Pontianak, Sejumlah Event Ini Jadi Daya Tarik Wisatawan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI
Kegiatan Naik Dango ke XXXIV di Radakng Aya' Ngabang, Kabupaten Landak, Sabtu (27/4/2019).   

Waktu Yang Tepat Berkunjung ke Pontianak, Sejumlah Event Ini Jadi Daya Tarik Wisatawan

PONTIANAK - Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Pontianak, berikut waktu yang tepat untuk melihat beberapa event potensi budaya dan pariwisata yang menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun manca negara.

1. Festival Budaya Bumi Khatulistiwa (FBBK)
Acara FBBKdiselenggarakan setiap 2 (dua) tahun yang dimulai pada tahun 1991 yang dipusatkan di Kota Pontianak dengan mengundang daerah – daerah lain di Pulau Kalimantan serta daerah–daerah di Pulau Sumatera. Penyelenggaraannya diadakan pada tanggal 21–25 Maret yang dirangkaikan dengan peristiwa alam yang terjadi di Kota Pontianak yaitu titik Kulminasi Matahari.

2.Gawai Dayak dan Naik Dango
Acara ini diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 20 Mei sampai 25 Mei di Rumah Panjang. Adapun penyelenggaraan event ini untuk menumbuhkan budaya suku Dayak dimana ini menjadi salah satu suku asli di Kalimantan Barat.

Naik dango merupakan acara adat, yang merupakan adat upacara adat sebagai bentuk syukur kepada Tuhan (Jubata) setelah panen padi. Upacara Naik Dango diselenggarakan oleh masyarakat etnis Dayak dan biasa diselenggarakan di Rumah Panjang.

Baca: Jumlah Prosentase Berdasarkan Keberagaman Suku di Kota Pontianak

Baca: Layanan SIM Keliling Kamis di RS Untan  

Baca: 13 Nama yang Pernah Memimpin Pemerintahan Kota Pontianak, Satu Diantaranya Perempuan

3. Karnaval Arakan Pengantin
Even ini biasanya diselenggarakan oleh Pemeirntah Kota Pontianak tiap tahun pada bulan Oktober, sebagai rangkaian kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun Berdirinya Kota Pontianak.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan pelestarian khasanah budaya masyarakat Kota Pontianak, khususnya masyarakat Melayu, yang merupakan etnis dominan yang mendiami Kota Pontianak.

Karnaval ini menampilkan prosesi pengantin tradisional melayu disertai dengan pernak pernik detil yang mengiringi peserta karnaval.

4. Meriam Karbit/Keriang Bandong
Festival Meriam Karbit biasanya dilakukan pada bulan Ramadan (bulan Puasa) menjelang Hari raya Idul fitri, dimana masyarakat yang berada pada pinggiran Sungai Kapuas saling berhadapan dan membunyikan meriam karbit, saling bersahutan.

Penyelenggaraan festival dilaksanakan oleh panitia dengan pendanaan dari sponsor, dan mendapat piala bergilir dari walikota Pontianak.

5. Cap Go Meh/Barongsai
Adalah perayaan yang diselenggarakan oleh masyarakat etnis cina (Tionghoa) dengan menampilkan Barongsai/Naga, dimana penyelenggaraannya jatuh pada 15 hari setelah Tahun Baru masyarakat Tionghoa.

6. Pemilihan Bujang Dare Dewasa dan Bujang Dare Melayu
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat akan pelestarian seni budaya, khususnya budaya Melayu.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved