Kelala BKKBN Kalbar Dorong Implementasi Penerapan Agama Dalam Fungsi Keluarga

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalbar menggelar acara halalbihalal dalam momentum

Kelala BKKBN Kalbar Dorong Implementasi Penerapan Agama Dalam Fungsi Keluarga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalbar, Kusmana. 

Kelala BKKBN Kalbar, Kusmana Dorong Implementasi Penerapan Agama Dalam Fungsi Keluarga

PONTIANAK - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalbar menggelar acara halalbihalal dalam momentum bulan syawal 1440 H.

Kaper BKKBN Kalbar, Kusmana menyatakan momentum  bagi saudara yang  muslim temtunya mempunyai nilai historis karena itu merupakan lanjutan dan berkaitan  dengan  keimanan kepada Allah SWT  bagaimana sesasam saling menjalin silaturrahmi.

Momen syawal atau pelaksanaan idulfitri disebutnya  momentum yang sangat strategis dalam rangka melaksanakan atau mengimplementasikan fungsi keluarga.

Keluarga adalah modal dasar dan modal utama pembangunan sumberdaya manusia Indonesia yang nantinya akan melanjutkan pembangunan di masa yang akan datang.

Baca: Vedriq Leonardo Gabung Pelatnas Sea Games 2019

Baca: VIDEO: Kegiatan Donor Darah Hotel Neo Jelang Perayaan Ulang Tahun ke-2

Baca: Apel Konsolidasi Ops Ketupat Kapuas dan Pengamanan Sidang PHPU 2019

Baca: Mashudi Minta Pemkot Tindak Tegas Pemilik Indekos Yang Tak Menjaga Ketertiban Umumnya

"Keluarga harus dilakukan pembinaan agar keluarga Indonesia menjadi keluarga yang berketahanan. Baik dari sisi hal-hal yang negatif maupun ketahanan dari sisi eksternal,"ucap Kusmana saat diwawancarai, Kamis (13/6/2019).

Lanjut disampaikannya, program BKKBN tentang  pembangunan ketahanan keluarga menjadi utama karena itu yang diamanatkan didalam undang-undang bahwa pembangunan ketahanan keluarga menjadi  fungsi BKKBN.

"Kali ini dimulai lingkup ASN BKKBN bersama mitra yang selama ini bekerjasama dengan BKKBN, bahu membahu untuk melaksanakan sosialisasi tentang pentingnya pembangunan dan ketahanan keluarga terutama dalam hal mengimplementasikan fungsi yang pertama dari delapan fungsi keluarga yakni fungsi agama," tambahnya.

Dengan berjalannya fungsi agama ia sampaikan  keluarga-keluarga di Provinsi Kalbar bisa melaksanakan fungsi agama didalam keluarga masing-masing.

"Khusus ASN BKKBN sebagai petugas yang melaksanakan tugas  sosialisasi tentang pembangunan ketahanan keluarga, hal tersebut sangat penting karena akan menjadi teladan dan contoh bagi masyarakat. Sehingga pada saat melakukan sosialisasi tidak akan sulit,"pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved