Kebakaran di Sintang

Tidak Ada Korban Jiwa, Kebakaran Ruko di Sintang Diperkirakan Karena Korsleting Listrik

Saat itu petugas kita langsung melakukan pengamanan di TKP untuk mendukung upaya pemadaman dari petugas pemadam kebakaran

Tidak Ada Korban Jiwa, Kebakaran Ruko di Sintang Diperkirakan Karena Korsleting Listrik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar rumah toko (ruko) yang berada di kawasan Pasar Inpres Sintang (Depan Kantor Bank Kalbar Lama), Jalan Patimura, Kelurahan Tanjungpuri, Kabupaten Sintang, Minggu (9/6/2019) sekitar pukul 01.15 dini hari.¬† 

Tidak Ada Korban Jiwa, Kebakaran Ruko di Sintang Diperkirakan Karena Korsleting Listrik

SINTANG - Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto membenarkan terkait musibah kebakaran yang menimpa deretan ruko di kawasan Pasar Inpres Sintang, Kelurahan Tanjungpuri, Kabupaten Sintang, Minggu (9/6/2019) pukul 01.15 WIB. 

"Sekitar jam satu lewat anggota Piket SPKT mendapat informasi dari warga Pasar Inpres bahwa telah terjadi kebakaran di daerah Ruko depan Gudang Bulog," ujar AKP Indra. 

Adapun dari hasil pengamatan pada saat awal terjadinya kebakaran serta ditambah keterangan dari warga sekitar, diperkirakan api berasal dari korsleting listrik dan titik awal mulanya api pada bagian atas Ruko. 

Baca: Satgas Yonmek 643 WNS Terima 2 Senpi Rakitan dari Warga Desa Jagoi

Baca: Maling Helm, Seorang Residivis Diringkus Saat Transaksi

"Api pertama kali terlihat dari lantai tiga salah satu bangunan ruko kemudian cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya. Saat itu petugas kita langsung melakukan pengamanan di TKP untuk mendukung upaya pemadaman dari petugas pemadam kebakaran," katanya. 

Lanjutnya bahwa berdasarkan identifikasi awal di lokasi kebakaran, tidak menimbulkan korban jiwa. Kobaran api sendiri baru dapat dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan senilai Rp. 4 Miliar. 

Sementara itu, Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi melalui Paur Subbag Humas Polres Sintang Ipda Baryono mengimbau agar musibah kebakaran ini terus menjadi pelajaran bersama. 

Apalagi kebakaran yang menimpa ruko tersebut diperkirakan saat kejadian ruko dalam keadaan kosong dan api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di salah satu bangunan ruko yang ditinggalkan. 

"Sesuai arahan Bapak Kapolres, kita mengimbau bagi masyarakat yang mudik atau menikmati libur lebaran saat meninggalkan rumah agar memastikan kontak listrik sudah off, jika perlu matikan meteran dan lapor ke RT. Ini tentunya untuk mengantisipasi resiko kebakaran seperti ini," jelas Ipda Baryono.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved