Bakti Sosial IMASIKA Universitas Tanjungpura: Stasi Mamparagokng Tanpa Gereja dan Sekolah

Waktu tempuhnya sekitar 90 menit dengan menggunakan mobil truk atau angkutan desa dari Pahauman, tetapi lebih cepat sampai jika menggunakan kendaraan

Bakti Sosial IMASIKA Universitas Tanjungpura: Stasi Mamparagokng Tanpa Gereja dan Sekolah
IST
Bakti sosial yang dilakukan Ikatan Mahasiswa Katolik St. Thomas Aquinas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Stasi Mamparagokng, Paroki Pahauman 1 hingga 9 Juni. Ist 

Bakti Sosial IMASIKA Universitas Tanjungpura Pontianak: Stasi Mamparagokng Tanpa Gereja dan Sekolah

Pricilia Grasela, Volunteer Komsos KAP

Stasi Mamparagokng, Paroki Pahauman terletak di daerah hutan yang jarang dikunjungi oleh masyarakat, walaupun akses jalan disana melewati PT. ANI yang merupakan perusahaan sawit besar.

Waktu tempuhnya sekitar 90 menit dengan menggunakan mobil truk atau angkutan desa dari Pahauman, tetapi lebih cepat sampai jika menggunakan kendaraan motor roda dua.

Jalan belum beraspal, masih dengan jalan tanah yang licin apabila turun hujan, naik-turun menanjak, berkelok-kelok melewati pepohonan sawit.

Di beberapa tempat dibutuhkan keterampilan khusus driver-nya. Tetapi, apabila jalan licin ketika melewati tanjakan, penumpang harus turun dari mobil dan berjalan kaki untuk menghindari ketidakmampuan mobil membawa beban berat.

Stasi yang berjumlah 20 kepala keluarga dan beragama katolik ini belum memiliki sekolah dan gereja. Untuk mengikuti perayaan misa hari minggu dan mengenyam pendidikan sekolah dasar, umat harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit untuk sampai ke kampung tetangga.

Karena faktor jarak yang jauh dan jalan rusak, anak-anak tidak mengenyam pendidikan.

Baca: Festival Meriam Karbit Kota Pontianak Masuk Rekor Muri

Keprihatinan Mahasiswa Katolik

Halaman
1234
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved