Kepala Diskumdag Pontianak Klaim Stok LPG di Awal Ramadan Masih Terkendali.

pihaknya selalu bekerja sama dengan Pertamina dan selalu berkoordinasi terkait pengendalian stok gas LPG di kota Pontianak,

Kepala Diskumdag Pontianak Klaim Stok LPG di Awal Ramadan Masih Terkendali.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Pelaksanaan operasi pasar gas LPG 3 kg, beberapa waktu lalu 

Kepala Diskumdag Pontianak Klaim Stok LPG di Awal Ramadan Masih Terkendali.

PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo mengatakan bahwa stok gas LPG di awal Ramadhan 2019 ini aman terkendali. Sabtu (11/5/2019).

Kendati dimulai ramadhan pemakaian gas LPG 3 kg di masyarakat lebih dari biasanya, ia menilai stok saat ini di masyarakat masih aman.
"Tentu pengalaman kita, di masyarakat ini mengahadapi ramadhan dan lebaran ini konsumsi gas di masyarakat itu meningkat, karena banyak ibu - ibu rumah tangga masak berbagai macam makanan,"tuturnya

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya selalu bekerja sama dengan Pertamina dan selalu berkoordinasi terkait pengendalian stok gas LPG di kota Pontianak, dan telah melakukan pengawasan untuk pelaku - pelaku usaha agar tidak menggunakan gas LPG 3 kg .

Baca: Pertamina Tambah Suplai 21. 840 Tabung Gas LPG 3 Kg untuk Kota Pontianak, se Kalbar Naik 9 %

Baca: Masyarakat Minta PNS Tak Gunakan LPG 3 Kilogram

"Kami dengan Pertamina memang ada bekerja sama dalam pengendalian di lapangan, gas LPG 3 kg inikan hanya boleh digunakan masyarakat yang tidak mampu dan pelaku usaha mikro, dan kami terus melakukan pengawasan terhadap rumah makan, hotel, cafe, itu mereka tidak boleh menggunakan gas yang 3 kg, mudah - mudahan tahun ini, Insha Allah kita bisa mengantisipasi kekurangan dan apa yang terjadi beberapa tahun yang lalu,"paparnya.

Bilamana nantinya terjadi kelangkaan di masyarakat, pihaknya akan bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan operasi pasar.

Baca: Operasi Pasar LPG 3 Kilogram di Putussibau, Ini Harganya

"Kalau terjadi kelangkaan LPG 3 kg, tentunya kami akan melakukan operasi pasar dengan Pertamina, dan biasanya kalau kami melakukan operasi pasar itu untuk harganya tetap di angka 16.500, kita akan jual di setiap kecamatan - Kecamatan, maupun di pasar - pasar, tradisional, dan sampai hari ini Alhamdulillah masih terkendali,"jelasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved