Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - SMPN 22 Pontianak Roboh, Fakta Baru dari Mulut Audrey, hingga Jambret di Ngabang

Dari kesaksian langsung dari mulut Audrey, fakta-fakta baru terkuak menjawab pemberitaan yang simpang siur selama ini

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - SMPN 22 Pontianak Roboh, Fakta Baru dari Mulut Audrey, hingga Jambret di Ngabang 

Kalbar 24 Jam - SMPN 22 Pontianak Roboh, Fakta Baru dari Mulut Audrey, hingga Jambret di Ngabang

BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan April sejak, Jumat  (26/4/2019)

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya, Sabtu (27/4/2019) pagi.

1. SMPN 22 Jalan Purnama Pontianak Roboh, Ini Foto-fotonya 

Bangunan SMPN 22 Jalan Purnama Kecamatan Pontianak Selatan tiba-tiba ambruk dan roboh, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari persitiwa ini.

Baca: Kepala Sekolah SMPN 22 Telah Prediksi Bangunan Bakal Roboh

Baca: SMPN 22 Roboh, Rita Panik dan Terobos Hujan Deras Cari Anak

Baca: Sekolah Tempat Menampung Murid SMP 22 dan SDN 15 Roboh, Ini Langkah Dinas Pendidikan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada saat kejadian sudah tidak ada kegiatan belajar mengajar lagi.

Dan kondisi ruang kelas tempat KBM dipastikan sudah kosong dan diduga tidak ada korban jiwa.

Ini Foto-fotonya:

Bangunan SMPN 22 Jalan Purnama Kecamatan Pontianak Selatan tiba-tiba ambruk dan roboh, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.
Bangunan SMPN 22 Jalan Purnama Kecamatan Pontianak Selatan tiba-tiba ambruk dan roboh, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)
Bangunan SMPN 22 Jalan Purnama Kecamatan Pontianak Selatan tiba-tiba ambruk dan roboh, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.
Bangunan SMPN 22 Jalan Purnama Kecamatan Pontianak Selatan tiba-tiba ambruk dan roboh, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

VIDEO: Gedung Sekolah Negeri Pontianak Ambruk, Kondisi Terkini hingga Nasib Murid SMPN 22

Bangunan SMPN 22 Jalan Purnama Kecamatan Pontianak Selatan tiba-tiba ambruk atau roboh, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. BACA SELENGKAPNYA.......

2. Fakta Baru Langsung Dari Mulut Audrey, Dari Kepala Dibenturkan, Mau Pingsan Hingga Kelaminnya Dicolok

Fakta baru terungkap langsung dari kesaksian Audrey siswi SMP diduga pengeroyokan oleh siswi SMA di Pontianak

Lewat acara program Hotman Paris Show, Rabu (24/4/2019), Audrey buka-bukaan pada Hotman Paris terkait penganiayaan brutal yang dialaminya. 

Baca: Kabar Terbaru Audrey Pontianak, Belum Masuk Sekolah tapi Kepergok Tampil di Televisi

Baca: Kelanjutan Kasus Audrey Terkendala, Pengacara Daniel Edward Berjuang Keras Siapkan Bukti

Baca: Kabar Terbaru Audrey, Hari Ini Belum Masuk Sekolah Hingga Kepala Sekolahnya Tanggapi Seperti Ini!

Ketika menceritakan semua itu, Audrey terlihat menangis.

Audrey Sebut Sudah Teriak Menyerah, Terduga Pelaku Tega Tendang Muka & Colok Kemaluan Korban
Audrey Sebut Sudah Teriak Menyerah, Terduga Pelaku Tega Tendang Muka & Colok Kemaluan Korban (KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Air mata keluar dari matanya saat menceritakan penganiayaan yang dialaminya saat itu.

Sambil menangis die menegaskan apa yang diucapkannya tersebut tidak bohong. 

Dari kesaksian langsung dari mulut Audrey, fakta-fakta baru terkuak menjawab pemberitaan yang simpang siur selama ini.BACA SELENGKAPNYA.......

3. Bawaslu Temukan Dugaan Money Politic di Wilayah Singkawang Selatan

Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Zulita
Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Zulita (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO)

Bawaslu Kota Singkawang mendapat temuan melalui informasi yang didapat dari masyarakat bahwa terjadi dugaan money politic (politik uang_red) di wilayah Kecamatan Singkawang Selatan.

"Dugaannya satu caleg yang melakukan money politic," kata Ketua Bawaslu Kota Singkawang, Zulita, Jumat (26/4/2019).

Bawaslu sudah melakukan penulusuran dengan mengundang dan mendatangi pihak-pihak yang ada keterkaitan di sana.

Baca: Bupati Kubu Raya Lepas 14 Kafilah ke STQ Singkawang

Baca: VIDEO: Polres Singkawang Konferensi Pers Terkait Keterangan Palsu

Bawaslu juga mencari bukti dan saksi serta mengundang para pihak untuk melakukan klarifikasi terhadap dugaan politik uang yang terjadi di wilayah Kecamatan Singkawang Selatan.

"Dugaan politik uang tersebut merupakan informasi awal yang terus kita telusuri untuk mencari titik terang apakah kejadian itu benar adanya, ada saksi dan bukti yang akan menjadikan itu suatu temuan buat kita," tutur Zulita. BACA SELENGKAPNYA.......

4. Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gagalkan Upaya Penyelundupan Rokok dan Miras

Miras dan Rokok yang diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns di perbatasan Kabupaten Sanggau, Kamis (24/4/2019).
Miras dan Rokok yang diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns di perbatasan Kabupaten Sanggau, Kamis (24/4/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns mengagalkan upaya penyelundupan 12.240 batang rokok dan hampir seratus botol miras ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Kabupaten Sanggau, Kamis (24/4/2019).

“Pada saat melaksanakan patroli, ada motor yang melewati jalur tidak resmi membawa rokok sejumlah lebih kurang 12.240 batang kemudian ada minuman keras juga, ”kata Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto melalui rilisnya, Kamis (24/4/2019) malam.

Dikatakanya, saat diamankan pembawa barang-barang tersebut melarikan diri dan meninggalkan bawaannya. Diduga pembawa barang yang melarikan diri itu hanya kurir.

Pasca pengungkapan ini, pengawasan dan pemeriksaan lintas batas terus diintensifkan terutama di jalur tradisional yang kerap digunakan masyarakat melintas batas negara. BACA SELENGKAPNYA.......

5Jambret Beraksi di Jembatan Lama Ngabang, Uang Tunai Rp 170 Juta Hingga Handphone Raib 

Ilustrasi penjambretan.
Ilustrasi penjambretan. (NET)

Kejadian tindak kejahatan jambret terjadi di Jembatan Lama Ngabang pada Rabu (24/4/2019) dini hari sekitar pukul 04.10 WIB.

Korban penjambretan adalah Seeno (51) yang tercatat sebagai warga Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar. Dari aksi jambrettersebut, korban kehilangan uang tunai ratusan juta.

Baca: Sempat Alami Salah Input Data Situng, KPU RI Bantah Tudingan Curang & Buka Ruang Masukan Masyarakat

Baca: Sempat Operasi Caesar, Ibu Hamil Petugas Pemilu di Kalbar Meninggal Bersama Bayinya! 8 yang Wafat

Kasat menjelaskan, untuk kronologis kejadiannya korban sedang dalam perjalanan pulang sehabis berjualan di Gor Patih Gumantar, menuju ke Dusun Dengoan, Desa Tebedak menggunakan sepeda motor mio. BACA SELENGKAPNYA.......

Yuk Follow Akun Instagram Tribunpontianak:


Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved