Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Kapal Feri Terbalik, Warga Tangkap Ular Piton, hingga Mayat Perempuan di Pemakaman

Kapolres menerangkan saat bersandar ada dua unit kendaraan sempat keluar dari lambung kapal. Namun saat itu kapal ferry sudah mulai miring ke kiri

Kalbar 24 Jam - Kapal Feri Terbalik, Warga Tangkap Ular Piton, hingga Mayat Perempuan di Pemakaman
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Kapal Feri Terbalik, Warga Tangkap Ular Piton, hingga Mayat Perempuan di Pemakaman 

"KPU tentu tidak menginginkan itu, kita mempersiapkan jajaran tim operator seluruh Indonesia di 514 Kabupaten Kota jumlahnya belasan sampai dengan maksimal 25 orang, dari unsur masyarakat, jadi sebenarnya itu melibatkan masyarakat juga, bukan hanya KPU. Tapi dari unsur KPU, ada KPU Kabupaten Kota serta ditambah masyarakat dan itu terbuka untuk rekrutmennya," kata Viryan, Senin (22/04/2019) kepada Tribun.

"Namun demikian, dimungkinkan kekeliruan itu terjadi dan memang terjadi terakhir di 56 TPS, nanti kita terus update apabila masih ada yang keliru entry. Point pentingnnya, keliru entry bukan bentuk kecurangan, ini bisa dikonfirmasi begini, situng dibuat dengan dua bentuk, ada kegiatan scan dan kegiatan entry," tuturnya.BACA SELENGKAPNYA......

4. Pihak Perusahaan Benarkan Kematian Li Tao, Yosef: Dikira Orang Mabuk dan Sudah Berdarah

TKA asal China bernama Li Tao saat tergeletak dengan kondisi kepala mengeluarkan banyak darah yang diduga akibat terjatuh dari atap Mes. Minggu, (21/4/2019).
TKA asal China bernama Li Tao saat tergeletak dengan kondisi kepala mengeluarkan banyak darah yang diduga akibat terjatuh dari atap Mes. Minggu, (21/4/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Kabar meninggalnya seorang TKA yang bekerja di PT SJM Alas Kusuma yang diduga akibat terjatuh dari atap Mes pekerja, dibenarkan oleh pihak perusahaan.

Humas PT SJM, Yosef saat dikonfirmasi menyebutkan TKA yang berasal dari Cina tersebut bernama Li Tao (43) bekerja sebagai teknisi turbin di perusahaannya.

"Kejadian itu hari Minggu, (21/04/2019) sore sekitar mau maghrib lah, kebetulan mes tuh kan sepi. Kemudian ada karyawan kapal yang mau keluar melihat ada orang yang tergeletak, dikira orang mabuk setelah dilihat seperti abis kecelakaan jatuh soalnya sudah berdarah-darah," ujar Yosef, saat dihubungi Selasa (23/04).

Yosef menuturkan, bahwa korban telah bekerja sebagai teknisi turbin di PT SJM selama tiga tahun.

"Jadi kita beli mesin turbin itu kan dari Cina, jadi yang bersangkutan sebagai teknisi yang sekaligus mentraining orang kita di sini," terangnya.BACA SELENGKAPNYA......

5. Kisah Mayat Perempuan di Pemakaman, Korban Pernah Mengeluh Sakit Hingga Ingin Akhiri Hidup

Sesosok mayat perempuan ditemukan di Pendopo Yayasan Pemakaman Tionghoa Marga Fui, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (22/4/2019) sekira Pukul 16.30 Wib
Sesosok mayat perempuan ditemukan di Pendopo Yayasan Pemakaman Tionghoa Marga Fui, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (22/4/2019) sekira Pukul 16.30 Wib (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Sesosok mayat perempuan ditemukan di Pendopo Yayasan Pemakaman Tionghoa Marga Fui kebun, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (22/4/2019) sekira Pukul 16.30 Wib.

Halaman
1234
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved