Pertamina Masih Temukan Rumah Makan dan Tempat Usaha di Pontianak Gunakan Gas Khusus Orang Miskin

Padahal dijelaskan, Sales Axecutive Elpiji Pertamina Pontianak, Sandy bahwa LPG 3 kilogram diperuntukan bagi mereka yang tidak mampu.

Pertamina Masih Temukan Rumah Makan dan Tempat Usaha di Pontianak Gunakan Gas Khusus Orang Miskin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Lebih dari 20 tabung gas subsidi untuk masyarakat miskin ditemukan di sebuah rumah makan Jalan Panglima Aim ketika disidak Pertamina, Satpol PP dan Diskumdag Pontianak, Rabu (11/4/2019). 

Pertamina Masih Temukan Rumah Makan dan Tempat Usaha di Pontianak Gunakan Gas Khusus Orang Miskin

PONTIANAK - Meskipun telah ada edaran dari Pemerintah Kota Pontianak terkait larangan usaha kecil menengah (UKM) menggunakan LPG tiga kilogram atau yang bersubsidi, namun ketika dilakukan razia di lapangan masih ditemukan tempat usaha dan rumah makan besar masih menggunakannya.

Pihak PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat menyatakan melakukan sidak bersama Pemerintah Kota Pontianak menyasar restoran, rumah makan dan lainnya.

Satu di antaranya di Jalan Panglima Aim, Pontianak Timur, yang lantas giat tersebut masih menemukan pelanggaran yang dilakukan pengusaha.

Baca: HOAKS dan FAKTA Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Siswi SMP Pontianak! Organ Vital & Pengakuan Audrey

Baca: Audrey Pontianak - Ajukan Visum Ulang, Korban Pengeroyokan 12 Siswi SMA, Gandeng Tujuh Pengacara

Baca: Kak Seto Ungkap Penyebab Anak Bisa Berperilaku Agresif, Ajak Ambil Pelajaran dari Kasus Audrey

Padahal dijelaskan, Sales Axecutive Elpiji Pertamina Pontianak, Sandy bahwa LPG 3 kilogram diperuntukan bagi mereka yang tidak mampu.

Sehari sebelumnya, jajaran PT Pertamina dan Pemkot Pontianak melakulan razia dan memang masih ada ditemukan sebuah rumah makan yang besar di Jalan Panglima Aim menggunakan LPG tiga kilogram.

"Kemarin kami melakukan razia atau mendatangi tempat usaha bersama Satpol PP, Diskumdag untuk mengontrol rumah makan yang ada dan memang ditemukan masih menggunakan," Ucap Sandy, Kamis (11/4/2019).

Seorang pedagang berdebat dengan petugas Satpol PP Kota Pontianak saat dirazia penggunaan tabung gas 3 kilogram di sebuah warung makan di Jalan Merdeka Barat, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (15/1/2019) siang. Sebanyak 11 tabung LPG 3 Kilogram diamankan dari sejumlah lokasi usaha saat dirazia di kawasan tersebut.
Seorang pedagang berdebat dengan petugas Satpol PP Kota Pontianak saat dirazia penggunaan tabung gas 3 kilogram di sebuah warung makan di Jalan Merdeka Barat, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (15/1/2019) siang. Sebanyak 11 tabung LPG 3 Kilogram diamankan dari sejumlah lokasi usaha saat dirazia di kawasan tersebut. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Setidaknya ada tiga rumah makan yang disidak, sepanjang Jalan Panglima Aim dan dua rumah makan ditemukan masih menggunakan LPG 3 KG.

"Mereka (pemilik rumah makan) juga mengakui kalau dia mendapati tabung gas tiga kilogram dari oknum tertentu," ucap Sandy saat menjelaskan.

Baca: Audrey Pontianak - Menteri Muhadjir Ungkap Fakta Tak Seperti di Medsos

Baca: Nongki di Hotel Mercure Pontianak Ala Kaki Lima, Murah Harganya dengan Kualitas Bintang

Satu rumah makan ada yang kedapatan lebih dari 20 tabung gas subsidi.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved