Pemilihan Rektor Untan
Selisih 2 Suara, Garuda Wiko Terpilih Jadi Rektor Untan, Ini Komentar Eddy Suratman
Garuda Wiko mengumpulkan 41 suara, sedangkan Eddy Suratman meraih 39 suara dari total 80 suara yang diperebutkan
Penulis: Rihard Nelson Silaban | Editor: Rihard Nelson Silaban
Selain itu, wakil rektor yang ada saat ini, ia yakin dapat bekerjasama dan membantunya dalam melaksanakan tugas.
Baca: DAD Singkawang akan Lestarikan Budaya dan Semangat Rumah Betang
Eddy Suratman Ikhlas dan Dukung
Eddy Suratman meraih 39 suara, kalah dua suara dari Rektor Untan terpilih untuk periode 2019-2023.
Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnin Untan ini menerima kekalahan dengan lapang dada.
Eddy mengaku ikhlas atas kekalahannya, ia tak akan mencari alasan mengapa sampai kalah atau tidak menang.
Menurutnya dalam proses demokrasi maka akan yang dimenangankan dan adapula yang akan kalah.
"Saya menerima dengan ikhlas dan sekarang bersiap bersama-sama Prof Garuda, membantu beliau dalam memajukan Untan ini," ujarnya saat diwawancarai du Gedung Rektoran Untan.
Baca: IKIP Gelar Kerjasama Dengan Pemda Sambas
Dalam menbangun dan mengembangkan Untan, bersatu padu saja masih sulit, apalagi kalau berpecah belah.
"Jadi tidak ada cerita lain, pemilihan telah selesai. Semua pendukung saya juga harus selesai dan saat ini sama-sama mendukung Prof Garuda dalam memajukan Untan," tegasnya.
Kampus harus membangun peradaban demokrasi yang benar, ia jelaskan kalah terima kekalahan dan menang terima kemenangan serta bertanggung jawab untuk menjalankan amanahnya.
"Jadi ini pesan untuk proses demokrasi 17 April ini, kalau ada yang kalah atau menang sama-sama harus legowo dan menerima apa yang ada. Sama halnya dengan proses pemilihan rektor ini, saya tidak akan mencari kenapa saya tidak menang, kenapa saya kalah," tambahnya.
Saat ini, ia akan menjadi bawahan Prof Garuda, karena ia adalah dosen disina dan siap mengikuti perintah atasan yang ada. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dua-kandidat-yang-bersaing-ketat-dalam-pemilihan-rektor-untan-garuda-wiko-dam-eddy-suratman.jpg)