Pemilihan Rektor Untan
Selisih 2 Suara, Garuda Wiko Terpilih Jadi Rektor Untan, Ini Komentar Eddy Suratman
Garuda Wiko mengumpulkan 41 suara, sedangkan Eddy Suratman meraih 39 suara dari total 80 suara yang diperebutkan
Penulis: Rihard Nelson Silaban | Editor: Rihard Nelson Silaban
Selisih 2 Suara, Garuda Wiko Terpilih Jadi Rektor Untan, Ini Komentar Eddy Suratman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemilihan Rektor Untan berjalan ketat. Pemilihan dilakukan melalui rapat senat tertutup dengan pemungutan suara yang dilangsungkan di Aula Gedung Rektorat Untan, Selasa (2/4/2019).
Profesor Garuda Wiko meraih suara terbanyak selisih 2 suara dari Profesor Eddy Suratman.
Garuda Wiko memegang tampuk Rektor Untan meneruskan pendahulunya Thamrin Usman.
Garuda Wiko mengumpulkan 41 suara, sedangkan Eddy Suratman meraih 39 suara dari total 80 suara yang diperebutkan.
Selain unsur Senat pemilik hak suara, terdapat pula hak suara dari Kemenristek Dikti.
Berikut rincian hak suara dalam pemilihan Rektor Untan periode 2019-2023 dari total 80 suara.
52 suara dari anggota senat dan 28 suara dari kementerian.
Pemungutan suara Rektor Untan ini dilangsungkan layaknya pesta demokrasi yang ada di masyarakat atau sama halnya dengan Pilkada atau Pemilu.
Baca: Jokowi Ungkap Serangan Hoaks Kepadanya, Dari Minta MUI Halalkan Babi Panggang hingga Legalkan LGBT
Baca: Doa Menyambut Bulan Syaban dan Amalan-amalan yang Dianjurkan di Bulan Syaban Sesuai Sunnah
Baca: Wujudkan Pemilu Berintegritas, Bawaslu Laksanakan Kegiatan Pengawasan Pemilu Partisipatif
Jalannya pemilihan
Pemilihan tahap kedua calon Rektor Untan ini diikuti tiga nama yang bertarung.
1. Prof Dr H Garuda Wiko SH MSi
2. Prof Dr H Eddy Suratman SE MA
3. Dr Ir H Gusti Hardiansyah MSc QAM IPU
Hasil penghitungan suara, Gusti Hardiansyah tak mengantongi satu suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dua-kandidat-yang-bersaing-ketat-dalam-pemilihan-rektor-untan-garuda-wiko-dam-eddy-suratman.jpg)