Pemilihan Rektor Untan

Selisih 2 Suara, Garuda Wiko Terpilih Jadi Rektor Untan, Ini Komentar Eddy Suratman

Garuda Wiko mengumpulkan 41 suara, sedangkan Eddy Suratman meraih 39 suara dari total 80 suara yang diperebutkan

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Garuda Wiko (kanan) dan Eddy Suratman bersalaman usai perhitungan suara pemilihan Rektor Untan 2019-2023, Selasa (2/4/2019). 

Maka dapat disimpulkan bahwa dirinya sendiri tak memberikan suara untuk namanya, tapi kepada kandidat lain.

Garuda Wiko dan Eddy Suratman saling kejar mengejar saat proses penghitungan suara.

Bahkan beberapa kali keadaan selalu berbalik hingga pada akhirnya Garuda Wiko unggul dua suara atas Eddy Suratman.

Garuda memperolah 41 suara, sedangkan Eddy Suratman meraih 39 suara.

Baca: 5 Cara Meredam Emosi dengan Cepat, Bisa Anda Praktikan Dalam Kehidupan Sehari-hari!

 

Garuda Wiko Bersyukur

"Saya ucapkan rasa syukur atas terselenggaranya pemilihan ini yang berjalan lancar dengan ketentuan yang ada. Kita sudah melihat sendiri prosesnya berjalan dengan baik dan dipersiapkan sebaik mungkin oleh panitia," ucap Garuda Wiko saat diwawancarai.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih pada Rektor Untan Prof Thamrin Usman yang segera mengakhiri masa jabatannya per 13 April 2019.

Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada senat dan panitia penyelenggara serta seluruh guru besar dan lainnya yang terlibat dalam pemilihan.

"Kita juga sampaikan terima kasih yang sebesar-besar pada Kemenristekdikti yang telah menghadirkan perwakilan dalam pemilihan ini. Kedepan tentu saja, kita akan meneruskan program-program yang dimulai pak rektor saat ini," tambahnya.

Selain meneruskan program kerja yang pondasinya telah dirintis oleh rektor sebelumnya, Garuda Wiko menegaskan ada tantang-tanganan baru yang akan dihadapi, maka ia akan susun dalam program pertahunnya.

Baca: Diduga Karena Sering di Cakar Emak-Emak, Tangan Sandiaga Uno Infeksi

Garuda Wiko merasa penting dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Universiras dan pemerintah daerah bahkan pihak swasta adalah elemen yang harus bersatu dalam membangun sebuah kemajuan baik universitas maupun daerah ini.

Diakhir wawancara pada Tribunpontianak, ia menegaskan proses pemilihan telah usai maka semua pihak yang ada di Untan harus saling merangkul dan bersatu padu membangun dan mengembangkan Untan.

"Tentu saja baik Prof Eddy, maupun Dr Gusti Hardiansyah adalah keluarga besar Untan. Kami bertekad untuk bersama-sama membangun untan ini. Pemilihan rektor adalah sesuatu yang alami, adanya proses pemilihan ini tentunya tidak membuat ada perbedaan antar kita yang ada di dalamnya," jelas Garuda Wiko.

Sementara untuk wakil rektor yang akan membantunya dalam melaksanakan tugas, Garuda Wiko mengaku belum berpikir untuk merombaknya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved