KPPAD Kalbar Sebut Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Sambas Ada 23 Kasus

Eka Nurhayati Ishak menyebutkan, berdasarkan data KPPAD Kalimantan Barat, dalam kurun waktu dari Januari sampai dengan Maret 2019

Pojok Satu
Ilustrasi 

KPPAD Kalbar Sebut Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Sambas Ada 23 Kasus

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak menyebutkan, berdasarkan data KPPAD Kalimantan Barat, dalam kurun waktu dari Januari sampai dengan Maret 2019 terdapat 66 Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan barat.

Dimana 23 kasus dari total 66 kasus di Kalimantan Barat adalah yang terjadi di Kabupaten Sambas.

"Total Kasus kekerasan fisik, fsikis dan seksual 66 kasus. Dari Periode 1 Januari sampai dengan 21 Maret 2019," ungkapnya, Jum'at (22/3/2019).

Baca: Harta Benda Ludes Terbakar, Ini Harapan Korban Kebakaran di Kampung Beting

Baca: Bawa 283 Jenis Flora Fauna Tanpa Ijin, 4 WNA Polandia Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca: Kodim 1205/Sintang BKO-kan Personel Bantu Polri Lakukan Pengamanan Pemilu 2019

"23 kasus diantaranya terjadi di kabupaten Sambas dan menjadi kabupaten/kota tertinggi terjadi kasus kekerasan seksual anak dibawah umur," ujarnya, saat di hubungi Tribun.

Ia menjelaskan, data itu diperoleh dari laporan yang masuk ke KPPAD Kalbar.

"Di Kami, laporan masuk itu berdasarkan dari tiga hal. Pengaduan resmi, Pengaduan dari Medsos, Email, WA, FB dan IG. Serta temuan lansung di TKP berdasarkan informasi Masyarakat," tuturnya.

Eka mengungkapkan, selama ini KPPAD juga kerap kali turun lansung kelapangan untuk memperhatikan langsung setiap Laporan yang masuk kepada pihaknya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved