Selundup Sabu Jalur Laut

BREAKING NEWS - Terungkap, Ini Dua Tersangka Penyelundup Narkoba Terbesar di Kalbar dan Jumlah Sabu

Narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil penangkapan di depan Toko Indomaret, Jalan Raya Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya

BREAKING NEWS - Terungkap, Ini Dua Tersangka Penyelundup Narkoba Terbesar di Kalbar dan Jumlah Sabu
TRIBUN PONTIANAK/YA M NURUL ANSHRY
Barang bukti narkoba terbesar di Kalbar hasil tangkapan BNNP Kalbar, Polda Kalbar, dan Bea Cukai 

BREAKING NEWS - Terungkap, Ini Dua Tersangka Penyelundup Narkoba Terbesar di Kalbar dan Jumlah Sabu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat bersama Polda Kalbar menggelar press release penangkapan narkoba terbesar. 

Kegiatan ini sekaligus melakukan pemusnahan barang bukti narkotika hasil selundupan dengan jumlah ratusan kilogram.

Narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil penangkapan di depan waralaba Indomaret, Jalan Raya Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, pada Kamis (14/3/2019) malam.

Dalam press release itu terungkap jumlah narkotika yang berhasil diamankan yakni sabu seberat 107 kilogram. 

Baca: Saat Sultan Pontianak Kukuh Dukung Prabowo, Gubernur Sutarmidji Tetapkan Pilihan ke Jokowi, Kamu

Baca: VIDEO: Hadiri Sosialisasi Ranham, Ini Penjelasan Nurhasanah Terkait Pemenuhan Hak Anak

Baca: Foto Slide Ketiga Ustadz Abdul Somad & Almarhumah Ibunya Jadi Sorotan, Lihat Pose Mereka Berdua!

Baca: Kemenangan Dovizioso di MotoGP Qatar 2019 Berbuntut Panjang, Berakhir di MotoGP Argentina 2019

Dua tersangka penyelundup narkoba terbesar di Kalbar, Selasa (19/3/2019).
Dua tersangka penyelundup narkoba terbesar di Kalbar, Selasa (19/3/2019). (TRIBUN PONTIANAK/YA M NURUL ANSHRY)

 

Sementara pil ekstasi berjumlah 114.699 butir yang disimpan didalam box ikan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BNNP Kalbar, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Suyatmo di Kantor BNNP Kalbar, Jalan Parit Haji Husein II, Pontianak Selatan, Selasa (19/3/2019) pagi. 

Brigjen Pol Suyatmo menjelaskan bahwa selain barang haram tersebut, dua orang tersangka.

Tersangka pertama atas nama Hendri (39) alias Muhamad Idris pria asal Batam.

Tersangka kedua atas nama Arnoldus Topan (41) alias Ignasius Petrus Loli pria yang juga berasal dari Pulau Batam.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved