Sidak Lapas Klas II Pontianak, Satgas Pemasyarakatan Kemenkumham Kalbar Temukan Alat Hisap Narkoba

karena razia seperti ini akan di lakukan secara kontiyu bisa sebulan sekali atau dua bulan sekali yang sifatnya mendadak

Sidak Lapas Klas II Pontianak, Satgas Pemasyarakatan Kemenkumham Kalbar Temukan Alat Hisap Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Satgas Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Kalbar di Rutan dan Lapas Klas II A Pontianak Rabu (6/3/2019) 

Sidak Lapas Klas II Pontianak, Satgas Pemasyarakatan Kemenkumham Kalbar Temukan Alat Hisap Narkoba

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Inspeksi mendadak (Sidak) yang di lakukan Satgas Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Kalbar di Rutan dan Lapas Klas II A Pontianak Rabu (6/3/2019) kemarin menemukan HP, peralatan elektronik, Kartu Remi dan alat hisap narkoba (bong)

Kepala Divisi Pemasyarakatan ‎Kanwil Kemenkumham Kalbar Suprobowati menuturkan dalam sidak atau razia masih barang-barang terlarang berada dalam kamar pada warga Binaan pemasyarakatan atau tahanan di Rutan dan Lapas Pontianak.

Baca: Menang Telak Astas PSPI, Porti Raih Tiket Semifinal Sebagai Juara Grup B

Baca: Haryanto: Kasus Dugaan Money Politik Pilkades Sungai Mayam Sudah Masuk Tahap Penyidikan

"Namun, temuan kita ini sudah menurun, karena sebelumnya sudah di lakukan razia, karena razia seperti ini akan di lakukan secara kontiyu bisa sebulan sekali atau dua bulan sekali yang sifatnya mendadak,"katanya.

"Hasil temuan razia serentak di Rutan dan Lapas, selain di temukan sendok besi, ikat pinggang, alat hisap bong, antena, kabel data, Kartu Remi dan HP,"katanya.

Lanjutnya, namun HP dari dua tempat di razia serentak di temukan sudah dalam keadaan rusak dan tak ada kartu, serta jumlahnya sekitar 10 unit.

Probo mengatakan untuk uang tunai sekitar Rp 1 juta lebih ini nanti akan di kembalikan ke pihak kelurga. Karena, tidak boleh ada WBP atau tahanan yang membawa uang, mereka murni mengikuti pembinaan pemasyarakatan dan makan minum sudah di tanggung negara.

"Untuk kipas angin, itu di perbolehkan tapi satu kamar satu, tak boleh lebih, karena sudah ada aturannya, untuk HP nanti akan di lakukan pemeriksaan,"katanya.

"Nanti pemilik barangi ni sudah kita data, nantinya akan pembawa barang yang di larang tentu ada konsekuensinya, apabila terlibat tentu akan menghambat proses pembinaan yakni asimiliasi asesment dalam mendapatkan remisi atau pengajuan PB,"tegas ketua tim Satgas Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar.

Dijelaskannya, barang temuan ini nanti akan di musnahkan, namun tentunya selain di lakukan pemeriksaan juga di lakukan berita acara pemusnahaan.

"Sidak atau razia seperti ini bukan hanya di Pontianak, tapi juga akan di lakukan di tempat lain,"pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved