Berita Video
VIDEO: Kepala BPS Sebut Sensus Penduduk Tahun 2020 Akan ada Combin System
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, Pitono mengatakan akan ada perubahan pada bentuk sensus penduduk di tahun 2020
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
VIDEO: Kepala BPS Sebut Sensus Penduduk Tahun 2020 Akan ada Combin System
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, Pitono mengatakan akan ada perubahan pada bentuk sensus penduduk di tahun 2020 oleh BPS, Kamis(7/2/2019).
"Kami sebelumnya menggunakan metodologi manual, atau kertas. Tahun 2020 nanti kami akan menggunakan combin system (gabungan) antara manual dengan teknologi," sebutnya.
Ia pun mengatakan, tujuannya karena tuntutan berubahnya zaman yang semakin canggih sehingga banyak masyarakat yang semakin sibuk dan mencari data orang-orang apartemen yang semakin susah.
Baca: Targetkan 5 Club Menembak di Kubu Raya, Jiwo Ingin Atlet Menembak Ada Dari Kalangan Sipil
Baca: Layangan Ancam Pasokan Listrik di Sistem Khatulistiwa
Baca: VIDEO: Kades 391 Desa di Sintang Hadiri Workshop Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa
"BPS bsudah menyiapkan, dalam bentuk Web yang dimasukkan ke dalam hp, lalu disebar ke hp lainnya dan bekerjasama dengan Kominfo agar bisa mengisi datanya melalui web tersebut," ujarnya.
Akan tetapi,bagi masyarakat yang bisa ditemui pada umumnya maka kita masih tetap mempersiapkan layanan manual.
"Kita juga menggunakan teknologi CAPI yang tidak menggunakan kertas tetapi langsung dengan menggunakan komputer," katanya.
Selain itu, ia melanjutkan BPS bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengelola medsos atau sejenis buka lapak, untuk mengambil referensi orang-orang yang sudah terdaftar di Bukalapak.
"Ini juga pertanyakan kalinya BPS menggunakan referensi jumlah penduduk dari Kemendagri dan jika dari daerah yaitu dari dukcapil, yang diambil oleh BPS kemudian di jadikan referensi," sambungnya.
Keinginan kita kedepannya, untuk jumlah penduduk secara nasional itu harus sama, tetapi secara regional karena ada yg kuliah di luar daerah maka itu berbeda.