Korban Kawat Layangan

Tersengat Listrik Kawat Layangan di Jalan Raya, Ini Keterangan Korban

Fitriani mengatakan dia sudah tidak ingat kejadian tersebut begitu bangun sudah berada di rumah sakit.

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YA' M NURUl ANSHORY
Ely (16) korban kesetrum kawat layangan saat terbaring di RS Yarsi Pontianak 

Tersengat Listrik Kawat Layangan di Jalan Raya, Ini Keterangan Korban

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ely (16), satu dari empat korban sengatan listrik kawat layangan menceritakan bahwa saat itu ia sedang berkendara menggunakan motor jenis matic Mio Soul GT KB2571NW warna abu-abu, Jumat (25/1/2019). Saat itu, dia bersama temannya Putri (16) dan Fitriani (16).

Mereka melintas di dekat Gang Potlot, Jl Swadaya, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur. 

Ketiga korban merupakan siswi SMP PGRI 4 Kelurahan Banjar Serasan kelas 8.

Ely yang saat itu baru pulang dari kolam berenang Gor Pangsuma sehabis mengambil nilai olahraga berenang, berboncengan tiga dengan dua temannya.

Ely mengatakan saat sedang melintas tiba-tiba terkena kawat layangan yang tanpa mereka ketahui melintang diatas kabel listrik PLN.

Baca: Kadissos Kalbar Sesalkan Postingan Yang Salah Soal Panti Lansia di Kubu Raya

Baca: 12 Korban Kapal Karam di Sungai Kapuas Ditemukan, Ini Identitas Korban dan Kesaksian Tim SAR

Sontak Ely merasa tubuhnya tersetrum dan menepis kawat tersebut. "Waktu kena itu saya tepis nyangkut di setang motor, lalu temannya yang ditengah Putri berusaha melepaskannya, begitu dia pegang langsung tersungkur ke jalan semen," tutur Ely.

Ely melanjutkan, "Putri paling parah, soalnya dia paling lama kena kawat, dan tersungkur," ujarnya.

Sementara Fitriani duduk paling belakang kata dia, juga turut tersetrum dan langsung pingsan.

Fitriani mengatakan dia sudah tidak ingat kejadian tersebut begitu bangun sudah berada di rumah sakit.

Kondisi Ely saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di IGD RS Yarsi, tampak lengan atas sebelah kiri nya mengalami luka bakar dan mengelupas.

Sementara terdampak paling parah adalah Putri yang mengalami luka bakar di bagian wajahnya dan sekitar lengannya.

Baca: Pembacaan Pakta Intregitas Kepala SKPD Kubu Raya, Tonton Videonya

Baca: Forina Nilai Perlu Upaya Preventif Selamatkan Orangutan

Fitriani juga mengalami luka bakar disekitar tubuhnya dan tampak kebiruan di tubuhnya namun tidak sampai mengelupas.

Korban lain bernama Agustami (39) meninggal dunia lantaran akan menolong ketiga anak perempuan itu.

Putri (16) korban tersetrum tali kawat layangan sedang medapat perawatan medis di IGD RS Yarsi.
Putri (16) korban tersetrum tali kawat layangan sedang medapat perawatan medis di IGD RS Yarsi. 

Saat ini jenazah Agustami sudah berada di rumah duka Gang Kite, RT03 RW06, Jl Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved