Dua Bocah Tersengat Listrik
KISAH LENGKAP Kakak Beradik Tersengat Listrik, Abang Meregang Nyawa Setelah Coba Selamatkan Adik
Usai tersengat Apen dan Asen direndam dilumpur parit dekat rumahnya, kemudian dilarikan ke IGD RS Kartika Husada
Penulis: Rihard Nelson Silaban | Editor: Rihard Nelson Silaban
Melihat gelagat aneh adiknya, Apen berusaha menyelamatkannya.
Namun Apen terdampak sengatan paling parah.
Ibunya sempat berusaha menolong dan sempat tersengat.
Karena sadar ada aliran listrik ia memukul kawat layangan itu dengan kayu.
Usai tersengat Apen dan Asen direndam dilumpur parit dekat rumahnya, kemudian dilarikan ke IGD RS Kartika Husada.
Baca: Ternyata Mi Ramen Bukan Dari Jepang, Ini Sejarahnya
Ibu Panggil Apen Terus Menerus
Ibu korban Sabinah terlihat sangat terpukul atas kejadian ini.
Ia terus menangis atas kehilangan putra tercintanya, nama sang anakpun terus menerus di panggilnya.
Sementara itu, sanak keluarga nya yang berada di IGD berusaha untuk menyabarkan sang ibu atas kehilangannya.
Herkulanus tetangga korban mengungkapkan bahwa ketika kejadian, sang ibu telah berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan kedua buah hatinya, bahkan sang ibu sudah tak memperdulikan dirinya sendiri.
Sang ibu bergegas dengan cepat mengambil kayu untuk memukul tali layangan yang terbuat dari kawat yang teraliri listrik akibat tersangkut di kabel listrik.
Baca: Raja Hulu Aik Akan Beri Sanksi Adat Bagi Oknum yang Melakukan Kegiatan Ilegal Logging dan PETI
Baca: Dianggap Ujarkan Kebencian, DPD FKPM Kabupaten Mempawah Laporkan Pemilik Akun Facebook RA ke Polisi
Baca: Foto Mesranya dengan Ariel Noah 10 Tahun Lalu Diungkit, Luna Maya: Sumpah Jahat!
Saat di IGD petugas medis sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pertolongan kepada kakak beradik itu.
Petugas medis mengatakan Apen tak terselamatkan, namun beruntung adiknya Asen masih selamat.
Asen yang selamat saat ini terbaring belum sadarkan diri di IGD RS Kartika Husada, dan jenazah abangnya Apen berada di Ruang Tunggu Keluarga Pasien.
Terlihat jelas luka bakar akibat sengatan listrik dibawah telinga kiri Asen, dan tangan kiri Asen sudah terpasang infus Ringer Laktat dengan konsentrasi 20 tetesan per menit.
Asen tampak diselimuti dan terbaring dengan memakai baju berwarna orange.
Baca: Panitia Cap Go Meh Pontianak Komit Tak Berikan Panggung Pada Peserta Pemilu