Dua Bocah Tersengat Listrik

KISAH LENGKAP Kakak Beradik Tersengat Listrik, Abang Meregang Nyawa Setelah Coba Selamatkan Adik

Usai tersengat Apen dan Asen direndam dilumpur parit dekat rumahnya, kemudian dilarikan ke IGD RS Kartika Husada

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Layangan bertali kawat yang menelan korban jiwa Apen sementara adiknya Asen harus mendapatkan perawatan intensi akibat luka sengatan, Senin (21/1/2019) malam. 

Melihat gelagat aneh adiknya, Apen berusaha menyelamatkannya.

Namun Apen terdampak sengatan paling parah.

Ibunya sempat berusaha menolong dan sempat tersengat.

Karena sadar ada aliran listrik ia memukul kawat layangan itu dengan kayu.

Usai tersengat Apen dan Asen direndam dilumpur parit dekat rumahnya, kemudian dilarikan ke IGD RS Kartika Husada.

Baca: Ternyata Mi Ramen Bukan Dari Jepang, Ini Sejarahnya

Ibu Panggil Apen Terus Menerus

Ibu korban Sabinah terlihat sangat terpukul atas kejadian ini.

Ia terus menangis atas kehilangan putra tercintanya, nama sang anakpun terus menerus di panggilnya.

Sementara itu, sanak keluarga nya yang berada di IGD berusaha untuk menyabarkan sang ibu atas kehilangannya.

Herkulanus tetangga korban mengungkapkan bahwa ketika kejadian, sang ibu telah berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan kedua buah hatinya, bahkan sang ibu sudah tak memperdulikan dirinya sendiri.

Sang ibu bergegas dengan cepat mengambil kayu untuk memukul tali layangan yang terbuat dari kawat yang teraliri listrik akibat tersangkut di kabel listrik. 

Baca: Raja Hulu Aik Akan Beri Sanksi Adat Bagi Oknum yang Melakukan Kegiatan Ilegal Logging dan PETI

Baca: Dianggap Ujarkan Kebencian, DPD FKPM Kabupaten Mempawah Laporkan Pemilik Akun Facebook RA ke Polisi

Baca: Foto Mesranya dengan Ariel Noah 10 Tahun Lalu Diungkit, Luna Maya: Sumpah Jahat!

Saat di IGD petugas medis sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pertolongan kepada kakak beradik itu.

Petugas medis mengatakan Apen tak terselamatkan, namun beruntung adiknya Asen masih selamat.

Asen yang selamat saat ini terbaring belum sadarkan diri di IGD RS Kartika Husada, dan jenazah abangnya Apen berada di Ruang Tunggu Keluarga Pasien.

Terlihat jelas luka bakar akibat sengatan listrik dibawah telinga kiri Asen, dan tangan kiri Asen sudah terpasang infus Ringer Laktat dengan konsentrasi 20 tetesan per menit.

Asen tampak diselimuti dan terbaring dengan memakai baju berwarna orange.

Baca: Panitia Cap Go Meh Pontianak Komit Tak Berikan Panggung Pada Peserta Pemilu

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved