Cap Go Meh

Panitia Cap Go Meh Pontianak Komit Tak Berikan 'Panggung' Pada Peserta Pemilu

Panitia Cap Go Meh Pontianak komit untuk tidak memberikan panggung kepada para peserta pemilu.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bawaslu Pontianak saat melakukan koordinasi dan silaturahim dengan Panitia Cap Go Meh Pontianak, Senin (21/01/2019). 

Panitia Cap Go Meh Pontianak Komit Tak Berikan 'Panggung' Pada Peserta Pemilu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Panitia Cap Go Meh Pontianak komit untuk tidak memberikan panggung kepada para peserta pemilu.

Hal ini disampaikan saat koordinasi bersama Bawaslu Pontianak.

"Yang jelas kami dari panitia komunitas budaya Tiong Hoa Pontianak sudah komitmen bersama Bawaslu Kota Pontianak bersama Polresta Pontianak Kota bahwa kami dalam kegiatan ini adalah betul-betul kegiatan keagamaan dan kegiatan budaya. Jadi kami juga sudah bersepekat bahwa dalam kegiatan ini tidak ada kegiatan politik," kata Ji Sen, Ketua Koordinator Naga dan Barongsai Cap Go Meh Pontianak, Senin(21/01/2019)

"Terkait dengan juga lokasi kegiatan kami di Jalan Diponegoro, kami juga sudah komitmen bahwa tidak boleh terpasang ada gambar-gambar caleg atau gambar-gambar partai," timpalnya.

Baca: Pontianak Susun Rencana Pembangunan Daerah 2020-2024

Baca: Kasus Tenggelamnya Kapal Motor di Kapuas Hulu, Tinggal 4 Orang Korban Belum Ditemukan

Baca: Edi Kamtono Sebut Banyak Calo di Dukcapil, Ini Komentar Pesannya

Termasuk penegasan terkait dengan sumbangan para caleg. Ji Sen menerangkan tetap menerima asalkan dengan nama pribadi.

"Kalau misalnya ada caleg menyumbang, kami dari panitia tetap menerima tapi atas nama pribadi, bukan atas nama caleg maupun parpol, kalau nama pribadi kami persilahkan," katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Pontianak, Budahri menerangkan jika pihaknya juga akan melakukan pencegahan dihari H nantinya.

Sebelumnya, diungkapkannya menghadapi tahun politik, berkaitan dengan pileg dan pilpres, tentu pihaknya sebagai Bawaslu yang diamanahkan untuk melakukan pengawasan terkait dengan kegiatan-kegiatan, melakukan koordinasi dan silaturahmi Komunitas Budaya Tionghoa (KBT).

Selain itu, juga Bawaslu berkoordinasi untuk kegiatan hari Imlek dan Cap Go Meh mulai dari 5-20 Februari.

"Hasil koordinasi kami tidak ada kegiatan kampanye, murni kegiatan keagamaan, artinya kalaupun nanti ada kegiatan barongsai dan lain sebagainya terkait dengan imlek tentu sudah kami sepakati tidak akan ada kegiatan terkait parpol ataupun kampanye," tuturnyam.

Baca: Pemda Kubu Raya Siapkan 3,7 Miliar Bangun Tugu Mangrove

Baca: 11 Rumah Ludes Terbakar di Jalan Merdeka Timur, Kapolsek Beberkan Indikasi Penyebabnya

Baca: Sosialisasi 4 Pilar di Balai Bekuak, Rubaeti Sampaikan Pesan untuk Perkuat Persatuan

Artinya, kata dia, nanti di Jalan Diponegoro tidak akan ada APK dan BK para peserta pemilu.

Termasuk pada dikegiatan bahwa panitia tidak akan menyiapkan kursi-kursi untuk caleg, atau memberikan panggung pada para peserta pemilu.

"Silahkan peserta pemilu datang, namun murni sebagai masyarakat yang ingin menyaksikan kegiatan-kegiatan itu. Kalau ucapakan selamat, silahkan atas nama pribadi, tidak boleh ada embel-embel caleg maupun parpol," jelasnya.

"Hasil kami dengan panitia, kami akan lakukan pencegahan sehari sebelum hari H kami akan bersama-sama turun agar jangan ada APK, bersama panitia dan kepolisian akan melakukan pencegahan," tuturnya.

Ditegaskannya pula, akan ada sanksi untuk peserta pemilu yang melanggar.

"Kalau terbukti melanggar akan ditindak sesuai ketentuan yang berlalu, akan dilihat apakah pidana ataupun administrasi," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved