Saksikan Pencanangan WBK WBBM di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Ini Respon Sutarmidji
Di Kalbar ini berdasarkan penilaian Ombudsman, daerah zona hijau masih sedikit. Banyak yang masuk zona merah
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Gubernur Sutarmidji jadi saksi penandatanganan piagampencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Jalan Ahmad Yani 1, Kota Pontianak, Senin (7/1/2018).
Selain dihadiri jajaran Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, kegiatan turut disaksikan oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kalbar.
Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji menegaskan zona integritas WBK di WBBM perlu disosialisasikan secara luas. Pasalnya, masih ada sebagian masyarakat yang belum tahu terkait hal ini.
Baca: UMK Sekadau 2019 Naik, Ini Jumlahnya
Baca: Nimbrot Habisi Selingkuhan Istri Pakai Pisau, Polisi Beberkan Kronologinya
“Saya sangat mendukung pencanangan zona integritas WBK di WBBM ini,” katanya.
Program ini, kata Sutarmidji penting sebagai bentuk pelayanan prima. Pelayanan publik perlu jadi perhatian seluruh komponen penyelenggara negara di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar.
“Di Kalbar ini berdasarkan penilaian Ombudsman, daerah zona hijau masih sedikit. Banyak yang masuk zona merah,” terangnya.
Kondisi ini akan terus dibenahi oleh Pemprov Kalbar beserta jajaran. Ia berharap kategori penilaian zona merah akan bergeser ke zona hijau selanjutnya.
“Ini akan diperbaiki. Selama ini, yang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggunakan anggaran besar pun masih merah,” imbuh Sutarmidji.
Baca: Setubuhi Putri Kandung Hingga Hamil, Budi Eistiyo Ditangkap Polisi
Ia mencontohkan Kota Pontianak meraih pedikat Kota yang memiliki pelayanan publik terbaik se-Indonesia.
“Itu diraih selama dua tahun berturut-turut. Selain itu, Kota Pontianak menjadi kota dengan tata kelola pemerintahan terbaik. Saya ingin perizinan Kalbar menjadi tercepat se-Indonesia. Saya selalu minta evaluasi,” ujarnya.
Ia beri apresiasi terhadap Polresta Pontianak dan Polresta Singkawang yang berhasil raih predikat pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang juga sebagai Pelopor Zona Integritas di Polda Kalbar.
Penghargaan WBK diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Drs Syafruddin MSi di Ballroom Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).
“Saya apresiasi pencapaian itu,” tandasnya.