Torempet Tahun Baru 2019, Agen dan Pengecer Akui Penurunan Omzet

Omzet agen dan pengecer terompet untuk perayaan malam tahun baru merosot tajam tahun ini, karena menurunnya daya beli masyarakat di Kota Pontianak

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ CLAUDIA LIBERANI
Pemilik agen terompet di Jalan Imam Bonjol, Amin (67), dia mengaku senang bisa menghasilkan terompet untuk memeriahkan perayaan tahun baru banyak orang, Sabtu (30/12/2017). 

Bundul mengatakan membuat dan menjual terompet ke pengecer sekitar Kota Pontianak namun ia lebih banyaj menjual ke daerah.

"Kebanyakan saya kirim ke Putussibau, kalau di Pontianak hanya pengecer sekitar saja," ujarnya.

Satu diantara pengecer terompet Sukardi (52) mengatakan sudah menjual sebanyak 150 buah, yang paling murah ada Rp.4000 rupiah kalau membeli borongan, "kalau beli satuan saya jual Rp.5000 rupiah," kata dia, Sabtu (29/12).

Paling mahal Sukardi menjual terompet model pompa seharha Rp.25 ribu, dan model naga Rp.15 ribu.

Sukardi mengaku sudah berjualan terompet 10 tahunan.

Untuk tahun ini penjualan menurun kata dia, tahun-tahun sebelumnya itu belum sampai siang biasa sudah habis terjual semua ini.

Satu diantara pembeli terompet, Buna (22) mengatakan akan merayakan malam tahun baru dirumah dengan keluarga sambil memanggang ayam, Sabtu (29/12).

Buna mengaku membeli terompet untuk adik-adiknya dirumah, ia membeli terompet berbagai jenis, ada yang model biasa seharga Rp 5000 rupiah dan model naga seharga Rp 25 ribu rupiah.

Baca: Tottenham Vs Wolverhampton (LIVE MNCTV) Jam 22.00 WIB, Jadwal & Klasemen Terkini Liga Inggris

Terkait himbauan pemerintah untuk tidak merayakan tahun baru dengan berpesta, Buna mengatakan tergantung kepada pribadi masing-masing.

"Saya sih terserah yang punya badan ya, yang jelas setiap tahun kami merayakan dengan berpesta," tuturnya.

Buna merasa kasihan dengan penjual terompet yang mengalami penurunan omzet tahun ini.

"Kasihan lah penjual terompet bang, pembelinya sepi, seharusnya pemerintah memikirkan nasib mereka juga, karena setiap tahun selalu ramai yang beli," tuturnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved