Tersandung Kasus Pidana, Dua Personel Polresta Pontianak Dipecat Dengan Tidak Hormat

Sementara Bripda Dori tersandung tindak pidana umum asusila. Ia diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak bawah umur.

Tersandung Kasus Pidana, Dua Personel Polresta Pontianak Dipecat Dengan Tidak Hormat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Dua anggota Propam Polresta Pontianak kawal satu diantara anggota Polri yang dihadirkan mengikuti upacara PDTH, Jumat (7/12/2018) 

Di antaranya Kasus Curanmor (pencurian kendaraan bemotor).

Baca: Kapolresta Pontianak Ajak Masyarakat Hindari Ujaran Kebencian Yang dapat Memicu Konflik

Baca: Gelar Seminar Masa Depan Cemerlang Tanpa HIV/AIDS, KBMB Untan Berikan Wawasan Pada Warga

ia desersi atau tidak masuk kerja selama 33 Hari.

Sementara Bripda Dori tersandung tindak pidana umum asusila.

Ia diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak bawah umur.

Dori saat ini statusnya Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dilakukan pencarian. 

Pemecatan di Kapuas Hulu

Pemecatan anggota polisi juga dilakukan oleh Kapolres Kapuas Hulu, 3 September 2018.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo pecat seorang anggota Kepolisian atasnama Briptu Ikha Qundarianto, karena tekah melanggar pasal 14 ayat (1) huruf A Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003.

Baca: PMII Dukung Sinergisitas Bawaslu dengan Lembaga Pemantau

Baca: Hari Ini Paolus Hadi Dijadwalkan Melantik Bunda PAUD di Kecamatan Noyan

Pemecatan seorang anggota Kepolisian tersebut, berlangsung dalam acara upacara Pemberhentian tidak dengan hormat anggota Polres Kapuas Hulu, di Halaman Polres Kapuas Hulu, Senin (3/9/2018).

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo mengingatkan kepada seluruh personil Polres Kapuas Hulu.

Halaman
1234
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved