Forum Puspa Harap Para Ibu di Yuka Usai Pelatihan Bikin Usaha Salon Berjalan

Forum Puspa fokus dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak yakni kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia, dan ketid

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
Peserta pelatihan melakukan facial wajah, di PAUD Mandiri Indah, di Jalan Yuka, Sabtu (17/11/2018). Pelatihan ini diberikan oleh Forum PUSPA Kalbar. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) menggelar pelatihan tata rias yang diberikan kepada para ibu rumah tangga di Kawasan Yuka, Pontianak Barat. Sekitar 30 peserta terlibat dalam pelatihan yang berlangsung di PAUD Mandiri Indah, Sabtu (17/11/2018). Puluhan ibu rumah tangga ini sepertinya telah mahir saat memberikan treatment perawatan wajah.

Perwakilan Forum Puspa Kalbar, Icun Suharti, berharap setelah tuntas menerima materi tersebut, peserta yang notabane ibu-ibu ini bisa membuat usaha yakni usaha “Salon Berjalan”

“Salon berjalan itu tak perlu tempat, tidak perlu modal besar. Tahap awal bikin dulu kartu nama dan sebarkan. Dari 100 kartu nama, ya 10 pelanggan pasti dapatlah. Itu yang sudah diterapkan anak-anak didik saya sebelumnya,” ungkapnya.

Baca: Resmi Bekerja di Dispora Kalsel, Roxana Andreea: Terimakasih Gubernur Paman Birin

Baca: Karantina Pertanian Pontianak Gagalkan Penyelundupan Burung Plentet hingga Ayam Filipina

Menurutnya banyak wanita yang sangat ingin punya penampilan cantik, akan tetapi kadang malas untuk pergi ke salon atau lebih memilih di rumah saja. Peluang inilah yang bisa ditangkap oleh para ibu-ibu peserta pelatihan.

“Jadi sistemnya jemput bola. Kartu nama yang sudah dibikin dan disebarkan pada relasi yang dikenal. Catatan penting juga nomor telepon yang tercantum harus selalu aktif,” ujar Icun yang juga aktif memberikan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Entikong ini.

Forum Puspa,katanya, fokus dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak yakni kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia, dan ketidakadilan akses ekonomi untuk perempuan.

Ia menambahkan, kekerasan terhadap perempuan dan anak telah memberikan dampak negatif dan luas tidak hanya terhadap korban, namun juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan satu keluarga.

"Makanya kita hadirkan kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang untuk mereka. Tak hanya untuk para ibu-ibunya, tapi juga untuk anak-anak di Yuka ini," jelasnya.

Saat ini para ibu rumah tangga di Yuka ini sudah mendapatkan pelatihan tata rias sebanyak 16 kali. Dari tahapan pembersihan wajah atau facial, hingga cara berhias. Ke depannya akan diajarkan pula cara memasang jilbab variasi.

Satu di antara peserta, Suryani, mengaku pelatihan tata rias yang diberikan Forum Puspa pada dirinya dan rekan-rekan sangat bermanfaat. Apalagi sejak dulu, ibu empat anak ini sangat menyukai tata rias.

Baca: Danlanud Supadio Lepas Satgas Paskhas 465 Brajamusti Dalam Operasi Pengamanan Bandara

Baca: Christian Aniaya Istri hinga Berdarah-darah, Pemicunya ada di Facebook

“Saya dari dulu suka dengan usaha bersalon. Dulu sempat punya salon terutama untuk potong rambut dan smoothing. Tapi sekarang sudah gak lagi. Maunya nanti kalau ada modal bisa bikin salon berjalan. Karena bekal pelajaran tata rias banyak sekali diberikan di sini. Ini kalau kita mau ikut pelatihan semacam ini bayar bisa sampai jutaan rupiah, kalau ini kan gratis,” kata Suryani.

Dia pun memuji program Puspa yang dihadirkan bagi masyarakat di sana. Menurutnya jika sebelumnya, ibu-ibu di sana yang notabane hanya mengurus rumah, tapi sekarang bisa memiliki aktivitas tambahan yang bermanfaat.

“Setelah ikut ini bisa memotivasi kita untuk membuka usaha. Buka usaha yang tidak harus dengan modal besar, atau yang rumit. Seperti bikin salon berjalan untuk menawarkan perawatan wajah,” tuturnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved