Band Yayasan Kuning Agung Dari Musik Hingga Peduli Lombok
Donasi yang terkumpul setelah itu akan diserahkan kepada Perhimpunan Indonesia Tionghoa, yang dipercaya untuk menyalurkan donasi tersebut
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Band Kuning Agung adalah sebuah grup musik yang pada mulanya berdiri pada tahun 1992 dari Yayasan Kuning Agung Pontianak, terbentuk atas dasar bakat serta hobi yang sama sesama anggota dalam bermusik.
Band yang beranggotakan Bun Hengky pada gitar satu, Eddy Wongso gitar akustik, Among drum satu, Acun drum sekaligus teknisi, Ahang Keyboard, Ary Black Piano, Roni bass satu, Riwan bass dua, Jhuaness biola, serta para vokalis ada Yanny, Yen-yen, Vei-vei, Cece Lim, Winning Ten, Vj Tian, Steffi, Vania Aveline, Giovani, Eddy Wongso, Elvin Phiao, Charles Ferlani, Cang Cuang Chiang, Aliong, serta Gege mei mei Kalbar, menggelar latihan setiap hari Minggu di Yayasan Kuning Agung.
Baca: Yayasan Kuning Agung Serahkan Donasi Bencana Lombok kepada INTI
Baca: Yong Shen Karaoke Club Mendukung Charity For Lombok Yayasan Kuning Agung
"Biasanya saya temani mereka main setiap sore Minggu di Yayasan Kuning Agung, lokasinya dekat pelabuhan senghie ada bangunan lama yang udah berusia 110 tahun, dan disitu saya mulai mengajari mereka main lagu barat juga," ujar Eddy Wongso selaku Wakil Ketua Yayasan Kuning Agung.
Menurut Edyy dengan diisi oleh banyak anggota yang berbakat dalam bermusik ditambah jadwal latihan rutin pada setiap minggunya, dari pukul 15.00 Wib hingga 17.30, maka Band Kuning Agung bersama Pontianak Oriental Voice, mencoba merilis sebuah single yang ditujukan sebagai bentuk rasa empati mereka terhadap bencana gempa bumi yang melanda wilayah Lombok Nusa Tenggara Barat.
Setelah merilis sebuah single yang berjudul 'With Love We Walk Together' Pray For Lombok, Eddy menambahkan Band Yayasan Kuning Agung merencanakan untuk menggalang dana pada perayaan Festival Kue Bulan yang diadakan oleh Yong Shen Karaoke Club di Star Hotel Sky Garden Restaurant , Jln Gajahmada Pontianak, Senin (17/9/2018).
Pada sambutannya selaku Ketua Pembina di Yayasan Kuning Agung Christiandy Sanjaya, mengajak para tamu dan anggota Yong Shen karaoke club yang hadir, untuk ikut membantu saudara sebangsa dan setanah air yang sedang tertimpa musibah di Lombok sana, menurut Christiandy sebuah musibah datang tidak melihat status seseorang, suku seseorang, agama seseorang, seberapa kaya ataupun seberapa miskin seseorang.
"Menurut perhitungan yang telah dikeluarkan oleh Presiden Jokowi jumlah kerugian yang diderita akibat gempa Lombok ialah sebesar 14 Triliun, dan dana APBN yang dikeluarkan untuk itu sekitar 400milyaran, untuk itu Presiden mengajak kita organisasi masyarakat, komunitas, ataupun perseorangan untuk membantu saudara sebangsa setanah air kita tersebut," tutur Christiandy.
Dari kegiatan penggalangan dana yang dilaksanakan pada malam itu, terkumpul lah sejumlah sumbangan sukarela dari anggota Yong Shen Karaoke Club yang hadir, yaitu sebesar Rp. 37.250.000.
Donasi yang terkumpul setelah itu akan diserahkan kepada Perhimpunan Indonesia Tionghoa, yang dipercaya untuk menyalurkan donasi tersebut langsung ke lokasi bencana Lombok Nusa Tenggara Barat.
"Dana yang terkumpul itu akan kita kumpulkan sampai batas waktu yang telah kita tentukan, setelah itu akan kita salurkan melalui Perhimpunan Indonesa Tiong Hoa (INTI) di Jakarta, dan seperti yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya dana tersebut akan diantar langsung ke Lombok sana oleh mereka," sebut Eddy.