Pileg 2019

Wahdi: Parpol Laporkan Dana Kampanye Paling Lambat 23 September

Selain itu, ia juga menyampaikan tahapan dan jadwal pelaporan dana kampanye kepada para peserta pemilu mendatang.

Wahdi: Parpol Laporkan Dana Kampanye Paling Lambat 23 September
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAWAN GUNAWAN
Pelaksanaan kegiatan Bimtek KPU Kabupaten Sambas, prihal pelaporan dana kampanye parpol peserta pemilu 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS- Komisioner KPU Sambas Wahdi Kuspian yang menyampaikan materi tentang pelaporan dana kampanye kepada Parpol peserta pemilu 2019.

Ia mengatakan, Kebijakan KPU terkait dana kampanye mengharuskan kepada parpol peserta pemilu 2019 untuk membuat RKDK (Rekening Khusus Dana Kampanye) oleh setiap partai politik paling lambat sampai dengan 23 September mendatang. 

Selain itu, ia juga menyampaikan tahapan dan jadwal pelaporan dana kampanye kepada para peserta pemilu mendatang. Ia juga menyampaikan tentang bentuk, sumber dana, batasan dana kampanye baik dari perorangan, kelompok atau pihak lain badan usaha non pemerintah baik uang dalam jenis apapun, barang dan jasa.

"Jenis laporan dana kampanye antara lain Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), dilanjutkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dan di lanjutkan dengan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK)," ujar Wahdi, Senin (17/9/2018).

Baca: Sutarmidji Pastikan Ganti Sekda Kalbar Dalam Waktu Dekat, Ini Alasannya

Sedangkan terkait dengan larangan dana kampanye, antara lain adanya dana dari pihak asing, penyumbang tidak jelas identitasnya, sumbangan dari pemerintahan atau badan usaha pemerintahan. Dan sanksi yang akan diberikan dengan pembatalan sebagai peserta pemilu sesuai daerah pilihan.

Menurut Wahdi, semua itu akan dilaporkan melalui aplikasi dana kampanye yang digunakan berbasis web (web base) offline.

Baca: NgeriI! 20 Rumah Warga di Kampung Prajurit Terancam Longsor

"Manfaatnyakan banyak, untuk membantu peserta pemilu dalam menyusun dana kampanye. Membantu parpol mengkonsolidasikan laporan dana calon DPRD/DPR, dan masih banyak lagi," sambungnya. 

Sedangkan manfaat dari aplikasi dana kampanye tersebut antara lain adalah untuk membantu peserta pemilu dalam menyusun dana kampanye. Membantu parpol mengkonsolidasikan laporan dana calon DPRD/DPR, dan membantu tim kampanye tingkat nasional mengkonsolidasikan laporan dana kampanye tim kampanye tingkat daerah.

Yang dilakukan sebagai bentuk kontrol bagi peserta pemilu dalam penerimaan sumbangan dana kampanye dari pihak lain.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved