NgeriI! 20 Rumah Warga di Kampung Prajurit Terancam Longsor
Masyarakat di sana minta supaya tebing penahan longsor, karena memang sudah banyak rumah warga disana yang terkena longsor
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi menyatakan, ada sekitar 15-20 rumah warga (Kampung Prajurit) di Kelurahan Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara, terancama kena longsor di tepi sungai Kapuas.
"Masyarakat di sana minta supaya tebing penahan longsor, karena memang sudah banyak rumah warga disana yang terkena longsor," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/9/2018).
Kuswandi menjelaskan, bahwa kondisi longsor di tepi sungai Kapuas itu sudah sering diusulkan, bahkan diusulkan dalam Musrembang, namun tidak ada realisasi.
Baca: Unik! Kriteria Cantik Menurut 5 Suku di Dunia, Ada yang Nggak Mandi Lho
"Pemerintah daerah memang kesulitan yang berkaitan dengan anggaran, namun hal tersebut juga tidak bisa dibiarkan, karena itu menyangkut pemukiman warga," ucapnya.
Dalam hal ini menurutnya, perlu ada duduk satu meja membahas longsor itu, jangan sampai semakin meluas. "Sebenarnya bisa saja kondisi longsor itu disampaikan kepada pihak kementerian, tetapi itu pelru koordinasi dengan dinas teknis," ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu berharap pembangunan tebing penahan longsor atau barau dapat dijadikan prioritas dalam pembangunan.
"Dulu memang pernah dibangun barau atau tebing penahan longsor, namun karena keterbatasan anggaran tidak dilanjutkan," ungkapnya.